Logo Saibumi

Waspada, Homoseksual Penyebab HIV dan AIDS Menyebar ! KPA : Pasien Kebanyakan Masih Remaja

Waspada, Homoseksual Penyebab HIV dan AIDS Menyebar ! KPA : Pasien Kebanyakan Masih Remaja

Saibumi.com (SMSI), Klaten - Temuan kasus HIV/AIDS di Klaten pada kelompok homoseksual selama beberapa tahun terakhir dinilai cukup memprihatinkan.

 

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Klaten, Amin Bagus Panuntun, mengatakan sejak 2017 ada tren peningkatan temuan kasus dari ibu rumah tangga serta kelompok homoseksual. Kasus yang dialami ibu rumah tangga rata-rata tertular dari pasangan mereka. mencatat ada 102 orang dengan HIV/AIDS (ODHA) akibat perilaku homoseksual.

BACA JUGA: Dzikril Mukminin Akhirnya Ditemukan 

 

Berdasarkan data yang dihimpun KPA Klaten, ada 1.147 orang dengan HIV/AIDS (ODHA) berdasarkan temuan kasus sejak 2007 hingga Oktober 2021. Dari jumlah itu, sebanyak 153 orang meninggal dunia.

 

“Memang ada yang usia 40 tahun ke atas. Tetapi, rata-rata kami lihat itu usia mereka masih muda-muda,” jelas dia.

 

Mereka bisa terjerat masuk kelompok homoseksual dipengaruhi berbagai faktor. Namun, rata-rata mereka menjadi homoseksual lantaran pernah mengalami kekerasan seksual dari orang terdekat.

 

“Kalau dilihat, homoseksual itu sekali kena, memori mereka muncul dan menjadi kecanduan. Misalnya pernah mengalami kekerasan seksual [sesama jenis] dari orang terdekat ketika kecil. Memori itu akan muncul dan mengarah melakukan tindakan seperti itu,”  kata Amin.

 

Amin mengatakan salah satu temuan kasus yang cukup memprihatinkan yakni dari kelompok homoseksual yang beberapa tahun terakhir disebut-sebut terjadi ledakan kasus. Sebagian dari temuan kasus ODHA pada faktor risiko homoseksual itu dialami usia remaja termasuk usia pelajar dan mahasiswa.

 

BACA JUGA: Dzikril Mukminin Akhirnya Ditemukan 

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA