Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Baru-baru ini Harga minyak goreng di sejumlah pasar tradisional Bandar Lampung mengalami kenaikan harga mulai Rp2.000 sampai Rp4.000. Selasa, 26/10/2021
Salah satu pedagang di Pasar Tugu, Saputra, mengatakan harga minyak makan saat ini cendrung mahal dan mengalami kenaikan harga.
BACA JUGA: Perbaiki Kualitas Udara, Pemerintah Wajibkan Kendaraan Bermotor di Jakarta Ikut Uji Emisi
"Harga minyak goreng saat ini naik," Ujar saputra
Harga minyak goreng di masa pandemi kali ini melonjak pada akhir Oktober 2021. Menurut Sahat Sinaga Pengusaha yang tergabung dalam Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) mengungkapkan, kenaikan harga minyak goreng disebabkan adanya kekurangan pasokan akan minyak nabati (oils) dan minyak hewani (fats) di pasar global.
Minyak goreng kemasan ukuran 900ml yang sebelumnya Rp14.000 menjadi Rp16.000. Kemudian minyak ukuran 1 liter dari Rp15.000 menjadi Rp17.000. Sementara untuk kemasan 2 liter mencapai Rp32.000 sampai Rp.33.000.
"Mahal lagi minyak goreng yang curah. Sekarang harganya Rp18.000 dari Rp14.000," pungkasnya
Harga minyak goreng melonjak pada akhir Oktober 2021. Lonjakan harga minyak goreng tersebut terjadi di berbagai daerah. Pengusaha yang tergabung dalam Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) mengungkapkan, kenaikan harga minyak goreng disebabkan adanya kekurangan pasokan akan minyak nabati (oils) dan minyak hewani (fats) di pasar global. "Pandemi ini membuat suasana lapangan produksi semua serba tak jelas. Produksi minyak nabati dan minyak hewani semua menurun dibandingkan dengan produksi di tahun sebelum adanya pandemi. Intinya, seperti hukum ekonomi, di mana antara supply dan demand terjadi kepincangan maka pasokan dunia sangat berkurang," ujar Direktur Eksekutif GIMNI Sahat Sinaga saat dihubungi Kompas.com, Senin (25/10/2021). Baca juga: Harga Minyak Goreng Merangkak Naik di Berbagai Daerah Ia mengatakan produksi minyak nabati dan hewani telah menurun sebanyak 266.000 ton pada 2020. Penurunan produksi tersebut juga terjadi pada 2021 Selain itu, kenaikan harga minyak goreng juga disebabkan adanya kenaikan harga minyak sawit atau CPO Indonesia. Saat ini kata Sahat, harga CPO di Indonesia masih berbasis harga CPO CiF Rotrerdam. Dia menilai, apabila harga CiF Rotterdam mengalami kenaikan, maka harga CPO lokal juga naik.
Artikel ini telah tayang di
Kompas.com dengan judul "Ini Penyebab Harga Minyak Goreng Melonjak", Klik untuk baca:
https://money.kompas.com/read/2021/10/25/154202926/ini-penyebab-harga-minyak-goreng-melonjak.
Penulis : Elsa Catriana
Editor : Yoga Sukmana
Download aplikasi
Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android:
https://bit.ly/3g85pkAiOS:
https://apple.co/3hXWJ0L
Harga minyak goreng melonjak pada akhir Oktober 2021. Lonjakan harga minyak goreng tersebut terjadi di berbagai daerah. Pengusaha yang tergabung dalam Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) mengungkapkan, kenaikan harga minyak goreng disebabkan adanya kekurangan pasokan akan minyak nabati (oils) dan minyak hewani (fats) di pasar global. "Pandemi ini membuat suasana lapangan produksi semua serba tak jelas. Produksi minyak nabati dan minyak hewani semua menurun dibandingkan dengan produksi di tahun sebelum adanya pandemi. Intinya, seperti hukum ekonomi, di mana antara supply dan demand terjadi kepincangan maka pasokan dunia sangat berkurang," ujar Direktur Eksekutif GIMNI Sahat Sinaga saat dihubungi Kompas.com, Senin (25/10/2021). Baca juga: Harga Minyak Goreng Merangkak Naik di Berbagai Daerah Ia mengatakan produksi minyak nabati dan hewani telah menurun sebanyak 266.000 ton pada 2020. Penurunan produksi tersebut juga terjadi pada 2021 Selain itu, kenaikan harga minyak goreng juga disebabkan adanya kenaikan harga minyak sawit atau CPO Indonesia. Saat ini kata Sahat, harga CPO di Indonesia masih berbasis harga CPO CiF Rotrerdam. Dia menilai, apabila harga CiF Rotterdam mengalami kenaikan, maka harga CPO lokal juga naik.
Artikel ini telah tayang di
Kompas.com dengan judul "Ini Penyebab Harga Minyak Goreng Melonjak", Klik untuk baca:
https://money.kompas.com/read/2021/10/25/154202926/ini-penyebab-harga-minyak-goreng-melonjak.
Penulis : Elsa Catriana
Editor : Yoga Sukmana
Download aplikasi
Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android:
https://bit.ly/3g85pkAiOS:
https://apple.co/3hXWJ0L
BACA JUGA: Perbaiki Kualitas Udara, Pemerintah Wajibkan Kendaraan Bermotor di Jakarta Ikut Uji Emisi