Foto : Salah satu mahasiswa ITERA saat menunjukan alat Oksigen Konsentrator
Saibumi.com, Lampung Selatan - Dimasa Pandemi Covid 19 belum lama ini Provinsi Lampung terus mengalami peningkatan jumlah pasien yang terkena virus corona dan ini berdampak dari penuhnya sejumlah fasilitas kesehatan seperti Rumah sakit dan Berkurangnya Pasokan Oksigen di wilayah Lampung
Bahkan pemerintah pusat dan daerah sejak bulan Juni 2021 melakukan penyekatan disejumlah jalan dengan memberlakukannya PPKM agar warga tetap berada dirumah dan terhindar dari virus corona.
BACA JUGA: Achmad Sobrie Ungkap Dugaan Mafia Tanah Dibalik HGU PT HIM
Sejumlah pasien covid 19 harus menahan susahnya bernafas karena mengalami sesak nafas sehingga diharuskan menggunakan alat tabung oksigen agar pasien yang terkonfirmasi penyakit corona bisa menghirup udara melalui alat tabung oksigen tersebut.
Mendasari langkanya tabung oksigen di wilayah Lampung membuat salah satu dosen itera dari jurusan Sains Dr. Abdul Rajak, M.Si. bersama 3 mahasiswa yang dibimbingnya untuk menciptakan alat "Oksigen Konsentrator".

Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melakukan terobosan dan inovasi salah satunya dalam bidang Sains seperti menciptkan alat Oksigen Konsentrator yang dipamerkan dalam perayaan Dies Natalis ke-7, pada Rabu, 6 Oktober 2021.
ITERA yang merupakan Perguruan Tinggi Negeri Baru, namun sudah melakukan pencapaian dan inovasi di bidang pendidikan tinggi, serta sains dan teknologi berhasil ditorehkan oleh ITERA yang berlokasi di Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini dengan menghasilkan karya Dosen dan juga Mahasiswa yang di bimbingnya.
Pengembangan alat Oksigen Konsentrator dilatarbelakangi oleh kebutuhan yang tinggi akan gas oksigen untuk bantuan pernapasan pada pasien yang terpapar Covid-19.
"Seperti yang dilansir oleh beberapa media, bahwa keberadaan gas oksigen dalam beberapa waktu terakhir sangat langka akibat kebutuhan yang tinggi dan dengan Pengembangan alat ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gas oksigen di rumah sakit ataupun untuk penggunaan sendiri, " ujar Dosen Sains ITERA Abdul Rajak saat diwawancarai Saibumi.com, Jumat, 8 Oktober 2021.
Menurut Dosen Abdul Razak yang sudah bekerja di ITERA sejak 2014 lalu, dirinya membuat alat ini dimulai dari bulan Agustus namun, saat itu masih prototipe, dan masih harus dioptimasi lebih lanjut.
" Kita sudah ujicoba, dari hasil pengujian sudah dihasilkan gas oksigen dengan kemurnian sekitar 90%," jelas Dosen Razak sapaan akrabnya.
Menurut dirinya dengan adanya pengembangan alat Oksigen Konsentrator diharapkan dengan Pengembangan alat ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gas oksigen di rumah sakit ataupun untuk penggunaan sendiri.
" Alat ini berfungsi untuk menghasilkan gas oksigen dengan kemurnian tertentu (90-95%) untuk penggunaan medis," paparnya.
Bahkan dalam pembuatan alat Oksigen Konsentrator melibatkan ketiga mahasiswa bernama Ali Komaruddin, Mia Lestari dan juga Latif Al Qadri.
Sementara salah mahasiswa Itera mengaku bangga dengan terciptanya alaf Oksigen Konsentrator dengan menggunakan alat alat seperti komponen kompressor, filter udara, dan material zeolit sebagai pemisah gas oksigen dengan gas2 lain serta beberapa instrumentasi sensor dan regulator aliran udara.
"Alat Oksigen konsentrator ini udara bakal masuk dan difilter kemudian akan menghasilkan oksigen karya dari dosen ITERA dan ini sudah diuji coba " ujar Lia salah satu mahasiswa dari prodi fisika.(Eva)
BACA JUGA: Achmad Sobrie Ungkap Dugaan Mafia Tanah Dibalik HGU PT HIM
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 642
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 238
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 186
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 41
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 40
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 38
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 35
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 33
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 30
BERLANGGANAN BERITA