Logo Saibumi

Masa Depan Pertanian Indonesia Ada di Perkotaan

Masa Depan Pertanian Indonesia Ada di Perkotaan

Foto: Saibumi.com/Riduan

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Tualar Simarmata, M.S., menyebut masa depan pertanian Indonesia ada di perkotaan/urban. Pertanian urban memberi peluang besar dalam mewujudkan kemandirian pangan Indonesia.

 

BACA JUGA: Update Covid-19 di Lampung Selasa 28 September 2021

“Pertanian perkotaan ini bukan lagi pertanian hobi. Ini harus bertul-betul mengarah ke komersial,” ungkap Prof. Tualar dikutip saibumi.com melalui laman resmi Unpad, Selasa (28/9/2021)

 

Lebih lanjut Prof. Tualar mengatakan perwujudan kemandirian pangan dapat dilakukan dengan meningkatkan percepatan inovasi. Untuk itu penting adanya perubahan pola pikir dari hard worker menjadi smart worker.

 

“Smart ini berbasis inovasi. Nah dengan ini sebetulnya kita bisa melakukan lompatan-lompatan,” kata Prof. Tualar.

 

Prof. Tualar menyebutkan bahwa salah satu permasalahan perwujudan kemandirian pangan di Indonesia adalah semakin berkurangnya lahan pertanian. Untuk itu, seiring dengan semakin bertumbuhnya perkotaan, pertanian urban melalui smart farming dapat menjadi solusi.

 

"Bahwa saat ini banyak orang menganggap smart farming itu sulit. Padahal, dengan perkembangan teknologi komunikasi saat ini, smart farming terbilang mudah, Hal tersulit justru mengubah pola pikir. Begitu pola pikirnya diubah menjadi bekerja cerdas, itu smart farming sudah otomatis berjalan dengan sendirinya,” jelas Prof. Tualar.

 

Ada banyak keuntungan dari pertanian perkotaan, di antaranya tingginya target pasar di perkotaan. Pertanian urban pun dapat menjadi bagian dari agrowisata dan edukasi pertanian sejak dini kepada anak-anak.

 

Selain itu, pertanian urban juga membutuhkan para para petani pintar atau petani digital dengan pola pikir work smarter.

 

“Kalau petani digital itu membuat pertanian itu menjadi mudah, murah, menyenangkan, dan banyak untungnya.  Jadi tagline-nya kalau petani digital itu less work make more money,” pungkas Prof. Tualar. (Riduan)

BACA JUGA: Tanaman Hias Aglonema Masih Jadi Primadona

>

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA