Logo Saibumi

Mayat Pria di Sungai Serang Diduga Korban Pembunuhan

Mayat Pria di Sungai Serang Diduga Korban Pembunuhan

Saibumi.com (SMSI), Kulonprogo - Mayat Laki-laki telanjang yang ditemukan mengambang di Sungai Serang Padukuhan Bendungan Kidul, Bendungan, Wates, Kulonprogo diduga korban pembunuhan.

 

"Saat di periksa di RSUD Wates, ditemukan luka-luka di tubuh korban, termasuk dugaan luka akibat senjata tajam," jelas Kasubbag Humas Polres Kulonprogo Inspektur Satu I Nengah Jeffry saat diwawancarai awak media, Selasa (21/9/21).

BACA JUGA: Tugu Sepatu Jadi Sasaran Vandalisme, Keberadaannya Kini Menghilang! Ini Penjelasannya

 

Lebih lanjut Jeffry mengatakan, saat ini jasad sudah dikirim ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan autopsi.


"Hasil pemeriksaan luar di RSUD Wates ditemukan adanya luka-luka tanda kekerasan di tubuhnya, sehingga jasadnya dikirim ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan autopsi," katanya.

 

Luka yang ditemukan pada tubuh mayat pria ini imbuhnya, antara lain luka lebam pada dada kanan dan kiri, luka terbuka pada mata kanan dan kiri seperti luka sayatan benda tajam.

 

Petugas juga menemukan trauma tajam di ketiak sebenan kanan, luka dasar otot lengan kanan bawah dan luka pada pergelangan tangan dalam luka melingkar otot tangan.

 

"Kasus ini masih dalam penyelidikan dan Tim Buser juga sudah diturunkan untuk mencari identitas korban," katanya.

 

Karena tidak ditemukan indentitas di mayat korban lanjut Jeffry, Tim Inafis terus berupaya melakukan pelacakan menggunakan alat mambis dan hand held untuk mengidentifikasi melalui sidik jari.

 

"Ciri fisik pria ini bertubuh gempal dengan tinggi badan sekitar 155 centimeter, berambut cepak," jelasnya. (Tuti)

BACA JUGA: Tugu Sepatu Jadi Sasaran Vandalisme, Keberadaannya Kini Menghilang! Ini Penjelasannya

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA