Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perindag menggelar Pasar Lelang Komoditas sebagai langkah untuk mempermudah pemasaran para petani.
Hal tersebut disampaikan oleh Kadisperindag Provinsi Lampung Elvira Umihanni Jumat, 10 September 2021
BACA JUGA: Kisah Pak Budi Pemulung Penderita Hernia yang Butuh Bantuan
Gelaran pasar lelang komoditas ini merupakan pasar lelang kedua yang digelar selama tahun 2021 dan kali ini digelar di hotel Kurnia Perdana.
Kegiatan ini merupakan salah satu saranaa untuk memfasilitasi bertemunya penjual dan pembeli untuk melaksanakan transaksi perdagangan seperti petani Kopi,Beras dan juga Petani Pisang dan yang lainnya.
Hal ini sejalan dengan imbauan dari Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Telah menyusun dan melaksanakan tiga pilar program utama yaitu Pasar Lelang Komoditi Agro, Sistem Resi Gudang dan Bursa Komoditi Berjangka.
"Jadi pasar lelang ini bertujuan untuk mengefisienkan rantai pemasaran, memperkuat posisi produsen," kata Kadis Perindag Provinsi Lampung Elvira Umihanni.
Dalam hal ini para petani atau pabrik untuk memperoleh harga yang layak dan transparansi dalam proses pembentukan harga komoditas.
"Pasar lelang ini selaras dengan salah satu agenda kerja utama Pemprov Lampung yaitu Program Kartu Petani Berjaya (KPB), " kata Elvira dalam sambutannya.
Program ini bertujuan memberikan kemudahan kepada petani dalam memenuhi kebutuhan sarana produksi, budidaya, pemasaran hasil hingga dan akses permodalan.
Sehingga secara bertahap dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya para petani tersebut.
Program KPB ini diimplementasikan untuk mewujudkan salah satu misi Gubernur Lampung.
“Membangun Kekuatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Pertanian dan Wilayah Pedesaan, " kata Elvira
Ditambahkan oleh Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Lampung M Zimmi Skil bahwa Provinsi Lampung telah dikenal sebagai daerah produsen beberapa komoditi pertanian unggulan.
Seperti padi atau beras, kopi, lada, jagung, ubikayu, kakao, dan sapi potong.
"Hasil panen produk pertanian Lampung selain untuk memenuhi kebutuhan lokal daerah juga untuk memenuhi kebutuhan DKI Jakarta dan ekspor terutama untuk komoditi perkebunan, " kata Zimmi
Permintaan akan produk-produk pertanian juga selalu mengalami peningkatan.
Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan meningkatnya daya beli masyarakat.
"Maka saluran pemasaran produk-produk pertanian juga harus diciptakan untuk lebih efisien dan mempermudah masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pangan dari produk pertanian, " kata Zimmi
Zimmi menambahkan pasar lelang komoditas ini dapat menjangkau pembeli dan penjual yang lebih banyak dan berjalan lebih efisien.
"Kedepan sebagaimana saran dari BAPEPPTI, kami sangat mendorong pelaku usaha seperti koperasi atau BUMD," kata Zimmi(SB05)
BACA JUGA: Kisah Pak Budi Pemulung Penderita Hernia yang Butuh Bantuan
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 299
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 199
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 188
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 62
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 50
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 50
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 46
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 41
BERLANGGANAN BERITA