Logo Saibumi

Menunjukkan Sertifikat Vaksin di PeduliLindungi Saat Masuk Mall, Ini Tanggapan Masyarakat

Menunjukkan Sertifikat Vaksin di PeduliLindungi Saat Masuk Mall, Ini Tanggapan Masyarakat

Foto: Saibumi.com/Riduan

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Kabar tentang syarat menunjukkan kartu vaksin COVID-19 guna bisa masuk mal di Kota Bandarlampung semakin santer terdengar.

 

BACA JUGA: Akun Instagram BMKG Lampung Akhirnya Kembali Usai 13 Hari Dihack oleh Orang Tak Dikenal

Terlebih pembukaan mal dan pusat perbelanjaan sudah dikumandangkan kala pemerintah pusat mengumumkan perpanjangan PPKM Level 4, Senin (23/8/2021).

 

Dalam hal ini Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana mengatakan bahwa usulan terkait wajib vaksin sebagai syarat masuk mal, pihak pemkot masih akan mengkajinya.

 

"Apakah ini akan kita terapkan di Bandar Lampung, Bunda masih akan membicarakan lagi dengan para pengusaha mal," ungkap Bunda Eva, mengutip dari berbagai sumber, Selasa (24/8/2021).

 

Lalu bagaimana tanggapan warga jika di Mal Kota Bandarlampung menerapkan kebijakan tersebut?

 

Berikut beberapa pernyataan warga kala saibumi.com mencoba meminta sedikit tanggapan perihal kebijakan vaksin menjadi syarat agar bisa masuk pusat perbelanjaan.

 

"Saya jujur setuju sih, karena mungkin ini upaya pemerintah guna bisa menekan penyebaran virus covid-19," ungkap Jessica kepada saibumi.com, Rabu (25/8/2021).

 

"Kalo saya agak bingung ya, soalnya saya aja belum divaksin. Kemarin nyari-nyari vaksin selalu penuh," jelas Joviza warga Way Halim.

 

"Kalo baca dari media-media sih, kan peraturannya anak umur dibawah 12 tahun tidak diperbolehkan masuk mal, menurut saya sih agak gimana gitu ya. Soalnya kan kadang keluarga kalo mau ke mal itu bawa anak ya, mungkin bisa ditinjau lagi kebijakannya," tutur Siti Rani, Ibu Rumah Tangga warga Rajabasa.

 

"Vaksin ini sebenarnya bagus lho, dan kebijakan ini bisa mendorong agar warga yang tadinya gak mau vaksin, akhirnya mau," kata Junaidi, di sekitaran Mal Boemi Kedaton.

 

Perlu diketahui sertifikat vaksin Covid-19 nantinya akan menjadi syarat utama bagi warga yang hendak beraktivitas, ke tempat-tempat umum, fasilitas layanan publik serta naik transportasi umum seperti penerbangan, bus dan kereta api.

 

Masyarakat harus menunjukan sertifikat vaksin COVID-19 yang ada di aplikasi PeduliLindungi. Para pengunjung nantinya akan diminta melakukan scan barcode yang ada di pintu masuk melalui aplikasi tersebut.

 

"Untuk persyaratan masuk mal wajib vaksin, karena sementara ini belum seluruh masyarakat Lampung divaksin jadi kita belum mewajibkan vaksin. Kedepannya bila pemerintah sudah menerbitkan peraturan itu, kita pun pasti laksanakan juga, apa yang sudah diterapkan oleh pemerintah," pungkas Andreas, General Manager Mal Boemi Kedaton (MBK).

 

Di lain tempat Syech Hud Ismail, S.H, selaku Legal Division Simpur Center, mengungkapkan, untuk simpur sendiri, kedepannya juga bakal menerapkan peraturan Wajib Vaksin saat masuk mal.

 

"Apabila sudah ditetapkan oleh pemerintah kota Simpur juga pasti menerapkan. Untuk sementara sambil menunggu, saat ini kita terapkan protokol kesehatan yang ketat bagi para custemer," tukas Syech Hud Ismail. (Riduan)

BACA JUGA: Pelaku Pengeroyokan Driver Ojek Online Diamankan Polisi



Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong