Logo Saibumi

Alasan Youtuber Asal Indonesia Gita Savitri Memilih Childfree, Psikolog Angkat Bicara

Alasan Youtuber Asal Indonesia Gita Savitri Memilih Childfree, Psikolog Angkat Bicara

Foto: Gita Savitri bersama suami [lok/Amsterdam Netherlands [dok/instagram @gitasav]

Saibumi.com (SMSI), Jakarta - Youtuber asal Indonesia Gita Savitri mengungkapkan keterangan bahwa dirinya memilih untuk tidak memiliki anak. tentu sontak membuat ribuan netizen mengomentrasi pro dan kontra bahan tak tanggung-tanggung cibiran pedas dilayangkan.

 

BACA JUGA: Pendaftar Prakerja yang sudah Memiliki Akun, Digelombang 18 harus Verifikasi Ulang, ini yang Disiapkan!

"Kak, kalo seandainya tiba-tiba dikaruniai anak, gimana perasaannya?" tanya seorang netizen ketika Gita membuka sesi Q&A di Instagram, Sabtu (14/8/2021).

 

Secara tegas, Gita menjawab bahwa hal yang tiba-tiba jarang sekali terjadi.

 

"Di kamus idup gw, "tiba-tiba dikasih" is very unlikely. Menurutku, lebih gampang gak punya anak daripada punya anak karena banyak banget hal preventif yang biasa dilakukan untuk tidak punya," jawab Gita, sambil menyisipkan emoji tertawa.

 

Drs. Adriano Rusfi, Psi seorang psikolog sekaligus pemberdaya SDM Terkemuka diindonesia juga angkat bicara soal tren childfree ini.  Ia pun menampik alasan bahwa Childfree pilihan logis seseorang yang tidak memiliki ilmu parenting.

 

“Mendidik anak itu naluriah. Binatang toh bisa mengasuh anaknya dengan sangat akurat bermodal naluri, tanpa pernah belajar parenting. Kalau dalam perspektif Islam, Allah tidak akan menyerahkan amanah (anak) kepada mereka yang tidak kompeten memikulnya (dalam sisi parenting),” ujar Rusfi saat dimintai keterangan.

 

Lebih lanjut nama sapaannya Bang Aad juga menambahkan, gagasan Childfree bertentangan dengan konsep “Id” atau naluri. Id adalah seluruh insting dasar yang dimiliki manusia, baik life instinct (seks), maupun death instinct (agresi), yang ada dalam rangka mempertahankan kehidupan atau regenerasi. Bisa disimpulkan, gagasan Childfree justru menyalahi fitrah manusia itu sendiri.

 

Dalam Islam, tidak mendayagunakan fungsi tubuh adalah jahil. Sedangkan mendayagunakan fungsi tubuh secara berlebihan adalah zalim. Dengan kata lain, perempuan yang sengaja tak mendayagunakan rahim dan payudara atas nama hak atas tubuhnya, telah berdosa. Padahal otoritas atau daulat selalu beriringan dengan tanggungjawab. Begitupula tanggungjawab seorang perempuan terhadap fungsi organ tubuhnya, termasuk rahim yang berfungsi untuk mengandung

 

Ia pun optimis pada gerakan kampanye nikah muda yang ramai digalakkan aktivis dakwah. Hanya saja, semangat itu harus disertai dengan ilmu. “Jangan sampai nikah muda lalu cerai. Itu kan, kontraproduktif namanya,” tutupnya. (*)

BACA JUGA: Pemkot Yogyakarta Gunakan Gelang Vaksinasi Sebagai Identitas Warga Yang Sudah Divaksin

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong