Logo Saibumi

Standar Samping Kendur Bisa Akibatkan Ini !

Standar Samping Kendur Bisa Akibatkan Ini !

Saibumi.com (SMSI), Lampung Selatan - Pernahkah Anda sedang berkendara motor, tiba-tiba orang di jalan berteriak, “Bang, standarnya!” Seketika itu juga Anda menyadari kalau standar samping motor ternyata turun. Anda pun mungkin jadi bingung, karena merasa telah mengembalikan posisi standar samping dengan baik, sebelum menaiki motor.


Jangan buru-buru panik. Kondisi ini bisa terjadi akibat kendurnya standar samping motor.

BACA JUGA: Catat! Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Akan Gencarkan Testing dan Tracing di Daerah PPKM


Alhasil, standar samping pun mudah turun. Umumnya, kejadian ini dialami motor yang sudah berumur atau yang terlalu lama terparkir.

 

Bahaya Standar Samping yang Kendur
Tak sekadar merepotkan dan bikin malu di jalan, kendurnya standar samping motor pun ternyata bisa memicu bahaya seperti berikut ini.


1. Menimbulkan kecelakaan
Kendurnya standar samping yang membuatnya turun sewaktu berkendara, bisa membentur jalanan maupun aspal, serta objek lainnya. Tak ayal, hal ini berbahaya bagi sang pengendara.


Bahkan bisa sampai menimbulkan kecelakaan.
2. Membuat mesin mati
Pada beberapa jenis motor, kendurnya standar samping malah akan membuat mesin mati.


Pemilik motor matic harus mewaspadai risiko ini. Kok bisa sih, mesin motor matic jadi mati gara-gara standar sempingnya kendur? Soalnya, ketika standar samping dalam posisi terbuka, sensor side stand switch ikut aktif. Pastinya hal ini berbahaya, kalau sedang berkendara, tiba-tiba mesin motor mati tanpa pertanda.

 

Fungsi Standar Samping Motor
Begitu Anda menyadari standar samping motor mengendur, segera lakukan perbaikan.


Sebab, selain berbahaya jika tidak diperbaiki, Anda akan kehilangan fungsi standar samping motor yang sesungguhnya. Apa saja kegunaan standar samping motor?

 

Seperti halnya standar tengah, standar samping motor berguna untuk menopang badan motor ketika terparkir.


Dibandingkan memarkirkan motor dengan standar tengah, tenaga yang harus dikeluarkan untuk memarkirkan motor mekaia standar samping, relatif lebih kecil. Anda tidak perlu repot-repot membuang energi untuk mengangkat motor. Cukup miringkan motor dan turunkan standar samping. Motor pun siap terparkir.

 

Namun, berhati-hatilah ketika akan menggunakan standar samping di jalanan atau tanah yang miring.


Soalnya, penggunaan standar samping dalam kondisi ini malah berisiko membuat motor meluncur ketika diparkir. Tambah Irvan - Servis Advisor AHASS TDM Honda Sidomulyo.(SB05)

BACA JUGA: Detik-Detik Penutupan CPNS 2021, Kemenkumham Masih Jadi Terfavorit Pelamar

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong