Saibumi.com(SMSI), Bandar Lampung - Program vaksinasi gratis yang diselenggarakan Polda Lampung, disambut baik masyarakat. Antusias masyarakat sangat baik hingga mencapai lebih dari seratus peserta yang hadir.
dr. Paulus, petugas medis Dokpol Polda Lampung saat dimintai keterangan, sangat terbuka dan menjelaskan alur penyuntikan vaksinasi COVID-19.
"Pertama dari masyarakat umum mendaftarkan, harus masuk ke portal departemen kesehatan, dan didaftarkan berdasarkan dari NIK," ujarnya.
Pasien yang sudah terdaftar lalu masuk tahap Screening. Petugas mengecek tensi darah dan suhu tubuh, Kepada pasien, petugas memberikan 6 hingga 7 pertanyaan tergantung umur jika lebih dari 60 tahun.
"Jika tak ada demam tidak ada perubahan lain, nanti akan diverifikasi dokternya langsung bisa melanjutkan ke tahap penyuntikan vaksin," terangnya.
Setelah penyuntikan vaksinasi COVID-19, pasien masuk ke fase yang selanjutnya yaitu observasi. Petugas melakukan pemantauan terkait adakah perubahan serta efek samping yang dirasakan pasien selama kurang lebih 30 menit.
"Nanti setelah observasi pasien mendapatkan kartu perencanaan jadwal vaksin kedua. Pemberitahuan dan sertifikat vaksinnya juga akan diterima nanti lewat nomer telpon yang sudah didaftarkan," jelas dr. Paulus.
Ia mengungkapkan, proses penyuntikan vaksinasi COVID-19 hanya sekitar 15 menit, namun petugas sering menemui kendala di lapangan.
"Kesulitan kita sering mengalami server di pusatnya kadang tidak bisa input data, terkadang di lapangan koneksi internet mengalami gangguan, untuk prosesnya hanya sebentar kalau memang tidak ada kendala," ungkap dr. Paulus.
Dijelaskan terkait jenis vaksin yang dipakai dari pabrikan biofarma, beliau meyakini tim ahli sudah melakukan yang paling baik.
"Kalau memang tidak aman pasti ditarik kok, kan sudah ada BPOM awasin, Dinas Kesehatan dan juga pemerintah," ujarnya.
Sebagai seorang dokter, dirinya menyampaikan kepada masyarakat agar jangan terlalu khawatir. "Kami semua saling peduli kok, karna tidak ada cara lain, kecuali menerima vaksin tersebut sampai 80% universal coverage," tambahnya. (Nanda/saibumi)
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 640
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 292
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 264
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 233
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 196
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 185
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 20
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 16
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 15
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 13
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 12
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 12
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 11
BERLANGGANAN BERITA