Para Bankir Pemberdaya Saat Berada di Wisma Tempat Mereka di Kabupaten Pringsewu
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Profesi sebagai Bankir pemberdaya patut diacungi jempol dari pagi hari mereka menelusuri jalan dari Wisma yang sudah di persiapkan pihak Kantor BTPN Syariah ke rumah warga untuk menemui para Nasabah yang hampir rata rata kaum ibu ibu hingga ke pelosok desa untuk menemui warga yang ingin memberikan solusi dalam mengembangkan usahanya.
Bekerja sebagai Bankir di PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk yang terkhusus para bankir pemberdaya bukan hanya dari kalangan sarjana namun ada juga yang lulusan SMA dan mereka berkerja untuj terus wujudkan kecintaan kepada Tanah air dengan mewujudkan kemajuan perempuan prasejahtera yakni mendampingi nasabah mikro untuk terus mengembangkan usahanya.
Seperti yang diungkapkan Levi, seorang bankir pemberdaya BTPN Syariah yang bertugas di salah satu desa di Lampung Selatan. Levi terus menularkan ide-ide cemerlang untuk para wanita di desa agar dapat maju dan bergerak.
BACA JUGA: Ratusan Massa Gelar Aksi Kecam Israel di Titik 0KM
"Ada salah satu keluarga saya berikan ide bisnis jamur tiram, dengan modal awal yang pihak kami pinjamkan sekarang ia bisa memiliki ruko, anak buah dan omzet yang menguntungkan," jelasnya.
Hal tersebut memberikan kebahagian yang tak ternilai baginya, sebab, dengan melahirkan tekat kemajuan bagi wanita prasejahtera ia yakin perempuan Indonesia dapat mandiri dan menghidupi keluarga.
"Rata-rata ibu yang kami (bankir pemberdaya) rekrut bisa sukses dan mengembangkan sayap bisnisnya. Itu menjadi kebahagian tak ternilai. Meskipun diselimuti suka duka, baik fasilitas jalan di desa yang sulit dan masih banyak lagi tapi kami tetap senang menjalankan," ujarnya.
Sampai akhir April ini, bank mencatatkan pertumbuhan pembiayaan menjadi Rp9,7 triliun, tumbuh positif 6 persen, dengan total nasabah 4,1 juta nasabah dan 152 ribu nasabah di Lampung
Sementara Kepala Pembiayaan Wilayah Lampung BTPN Syariah, Andi Setio menjelaskan BTPN Syariah selalu Fokus melayani para nasabah yang merupakan nasabah mikro," karena kami yakin para masyarakat khususnya perempuan prasejahtera ini butuh dukungan untuk mengembangkan potensinya dalam dunia usaha," ujar Kepala Pembiayaan Wilayah Lampung BTPN Syariah, Andi Setio.
Andi Setio Menjelaskan, tetap menjaga optimisme masyarakat prasejahtera produktif yang menjadi fokus pelayanan BTPN Syariah adalah langkah yang dilakukan. Cara tersebut dinilai efektif untuk terus menyalakan semangat kepada nasabah pembiayaannya.
Optimisme dibangun melalui komunikasi intensif yang dilakukan langsung oleh "community officer", sebutan bagi petugas lapangan bank yang bertugas tidak hanya melayani transaksi perbankan nasabah, namun juga melakukan pendampingan melalui berbagai program pemberdayaan yang sejak awal pelayanan dilakukan dengan cara mendatangi langsung di sentra nasabah.
Dalam situasi pandemi seperti ini, meski ada tantangan dengan pembatasan pertemuan akibat pandemi, namun petugas tetap membangun komunikasi dengan protokol kesehatan yang ketat. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana pandemi ini berdampak terhadap usaha yang mereka jalankan, kemudian saling menyemangati, membangun optimisme, dan mendengarkan keluhan serta kebutuhan mereka.
"Dalam situasi sulit ini, kami harus lebih dekat dengan nasabah kami. Dengan komunikasi tersebut terkadang muncul ide baru yang bisa digunakan nasabah untuk keluar dari keterbatasan karena pandemi. Misalnya, mencoba mengubah fokus produksi mereka," ujar Andi.
Salah satu contoh nasabah adalah Rosita yang berasal dari Pekon Waluyojati, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu yang semula memproduksi hidroponik dan kini merambah ke usaha bioflok ikan lele.
"Manfaat yang kami rasakan sangat besar karena berkt bantuan pembiayaan dari BTPN Syariah, kami sangat terbantu dan para ibu-ibu di desa kami semua bergerak untuk memajukan usaha," ujar Rosita.
Tak jarang, menurut Andi, dengan adanya ide ide baru tersebut nasabah kemudian membutuhkan penambahan pembiayaan. Jadi berbagai cara dilakukan agar semangat mereka untuk berusaha terus menyala, inilah hal terpenting dalam melayani mereka.
"Hal ini tak akan berjalan jika tak adanya dukungan dari bankir pemberdaya yang mewujudkan semangat para masyarakat prasejahtera dan tak gentar lalui suka duka dalam menularkan ide usaha kepada perempuan prasejahtera," Pungkasnya.(SB05)
BACA JUGA: Ratusan Massa Gelar Aksi Kecam Israel di Titik 0KM
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 649
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 303
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 201
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 190
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 77
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 56
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 54
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 49
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 47
BERLANGGANAN BERITA