Logo Saibumi

Polisi Terjunkan 2.346 Personil dan Dirikan 80 Pos Operasi Krakatau 2021

Polisi Terjunkan 2.346 Personil dan Dirikan 80 Pos Operasi Krakatau 2021

Saibumi.com(SMSI), Bandarlampung - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2021 di lapangan Saburai, Rabu sore (05/05/2021).

Apel gelar pasukan dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021, dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H yang akan berlangsung dari tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021, baik aspek personel maupun sarana dan prasarana, serta keterlibatan unsur terkait lainnya. Hal itu tertuang dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay.

BACA JUGA: Ketua Dekranasda Riana Sari Arinal Terima Hak Paten Tapis Lampung dari Kemenhumham

Berkaitan dengan hal tersebut diatas, Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan Forkompinda.

"Sudah dirumuskan pengamanan di tempat wisata terutama penegakan Prokes termasuk mendirikan pos di tempat wisata," ungkapnya.

Hendro melanjutkan, pihaknya akan memprioritaskan gangguan kriminalitas, "Karena jelang hari raya naik dan itu prioritas," ujarnya.

Mengenai larangan mudik, Hendro menegaskan bahwa sudah menyiapkan 9 lokasi pos penyekatan di Lampung.

"Dan kemarin kesepakatan pimpinan daerah untuk mendirikan pos itu, pada dasarnya ini operasi kemanusian ada administrasi kesehatan yang dipenuhi, kalau lokal masih kami maklumi," ucapnya.

Mantan Asrena Kapolri ini juga turut menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudik, "Kalau sayang keluarga gak usah mudik," tuturnya dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2021 Polda Lampung.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, mengatakan apel gelar pasukan menandai Operasi Ketupat Krakatau 2021 telah dimulai selama 12 hari mendatang.

"Bahwa intinya ini berkaitan pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H untuk memberi pelayanan rasa aman kepada masyarakat khususnya umat muslim," katanya.

Mingrum Gumay menjelaskan, dalam Operasi Ketupat Krakatau tahun 2021 ini melibatkan 2.346 personil yang terdiri dari 235 personil Polda dan 2.111 polres jajaran.

"Ada 80 pos yang didirikan, 9 pos penyekatan, 1 pos terpadu, 9 pos pelayanan, 61 pos pengamanan," jelasnya.

Mingrum mengharapkan, agar seluruh elemen, tokoh agama dan masyarakat bersama Forkompinda serta unsur TNI-Polri, dapat memahami dan turut mensosialisasikan kepada masyarakat luas untuk melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah.

"Himbauan larangan ini berlaku di seluruh Provinsi Lampung dan ini kesepakatan bersama dituangkan dalam instruksi," pungkasnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Waka Polda Lampung, Pejabat Utama Polda Lampung, Kabinda Lampung, Asisten I Provinsi Lampung, Kapolresta Bandar Lampung, KasiLog Korem 043/Gatam, Pasops Brigif 4 Marinir, DanLanud M. Bun Yamin, Walikota Bandar Lampung, Dandim 0410/KBL dan Para Kepala Dinas Pemerintah Provinsi Lampung. (*)

BACA JUGA: Masuk Yogyakarta 6-17 Mei,  Langsung Disuruh Putar Balik



#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong