Logo Saibumi

Sejoli Asal Metro Tewas, Ini Penyebab Kecelakaan Mobil Korban Terseret Kereta Api Natar Lampung

Sejoli Asal Metro Tewas, Ini Penyebab Kecelakaan Mobil Korban Terseret Kereta Api Natar Lampung

Foto: Sejoli Asal Metro Tewas, Ini Penyebab Mobil Ringsek Diseret Kereta Api Natar Lampung/Dok.Warga

Saibumi.com (SMSI), Natar – Mobil Mitsubishi Mirage  terseret sejauh 50 meter akibat ditabrak kereta api (KA) Kuala Stabas di Natar, Lampung Selatan. Minggu, 12/9/21 pukul 18:55 WIB

 

BACA JUGA: Bupati Nanang Ermanto Kembali Bedah Rumah Warga Kalianda dan Sidomulyo

Terjadi di perlintasan rel kereta api KM 21 +4/0, Dusun Serbajadi II, Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar,  Lampung Selatan. Dua orang yang berada di dalam mobil dikabarkan tewas. Korban meninggal yakni Sherni Adhreyana (24) warga asal Jalan Poksai III, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro dan Ardian Janu Wijaya (24) warga 12A, Desa Tempuran, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah.

 

"Kecelakaan itu saya lihat kedua korban tengah asyik melakukan video call dengan temannya, saat hendak melintasi perlintasan kereta api. Sebelum melintas, keduanya sempat diingatkan oleh warga sekitar, namun tidak dihiraukan," ujar Rio selaku saksi mata.

Dugaan mencuat saat kecelakaan, ponsel korban masih menyala. Sebelumnya sudah diingatkan oleh warga sekitar ada kereta api melintas dan sudah buka kaca tapi nekat menyebrang.

 

Naas setelah masuk perlintasan, mobil yang ditumpangi mereka langsung tertabrak kereta hingga terpental, lalu menabrak pagar rumah warga sekitar, dan keduanya tak sadarkan diri.


Dari data informasi PT. KAI Divre IV Tanjungkarang dan Unit Laka Lantas Polres Lampung Selatan yang tersebar, disebutkan bahwa saat itu, Kereta Api S7 Kuala Stabas berjalan dari Kotabumi Lampung Utara, hendak ke Tanjungkarang Bandar Lampung. Sebelumnya masinis juga sudah membunyikan Kode A35 dengan keras, namun tidak dihiraukan.

 

Warga mendapati korban perempuan  Sherni Adhreyana meninggal di tempat. Dia mengalami patah leher di bagian belakang, luka robek di dagu dan luka lecet pada bagian kaki sebelah kanan. Sedangkan dan Ardian Janu Wijaya masih dalam keadaan hidup. 

 

Lalu dilarikan ke Rumah Sakit Bintang Amin Husada Bandar Lampung. Namun saat tiba di rumah sakit, korban  meninggal dunia.

 

Dia diperkirakan meninggal dalam perjalan dan mengalami luka di bagian organ dalam, luka pada tangan kanan dan kaki kiri. 

 

Atas kecelakaan ini, piket Reskrim dan piket Lantas dipimpin Panit II Reskrim Polsek Natar Ipda Ali Humaeni menuju lokasi kecelakaan. Korban Sherni Adhreyana dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

BACA JUGA: Ketua TP PKK Lampung Selatan Hadiri Komsos Kreatif Kodim 0421/LS di Sidomulyo



Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong