Logo Saibumi

Polemik Bakso Son Hajisony Alasan Angkat Kaki dari Bandar Lampung

Polemik Bakso Son Hajisony Alasan Angkat Kaki dari Bandar Lampung

Status yang diunggah Ketua Harian Komunitas Minat Baca (KMBI) Provinsi Lampung, Gunawan Handoko di laman facebooknya, Sabtu (4-7-2021)

 

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung – Outlet Bakso Son Hajisony Kedaton memutuskan berhenti beroperasi di Kota Bandar Lampung.

BACA JUGA: Dinkes Lampung Adakan Vaksinasi Massal 3 Juli 2021

Keputusan ini diambil, setelah adanya penutupan beberapa gerai Bakso Sony oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung. Penutupan gerai Bakso Sony di seluruh Kota Bandar Lampung terlihat dari adanya spanduk pengumuman yang dipasang di depan gerai Bakso Sony di dekat Universitas Bandar Lampung (UBL), Jalan Zainal Abidin Pagaralam, Kedaton.

Pasalnya, Outlet atau gerai ini merupakan salah satu dari enam outlet yang ditutup Pemkot Bandar Lampung, akibat tidak maksimal memakai tapping box.

 

 

Bahkan, hasil perundingan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dan manajemen Bakso Son Hajisony belum menemukan titik temu terkait teknis pencatatan pendapatan. Di tengah kebuntuan itu, yang muncul justru spanduk pengumuman dari manajemen yang ingin angkat kaki dari Bandar Lampung.

 

 

Dalam pengumuman itu disebutkan, "Kami dari management Bakso Son Hajisony, ingin memberitahukan bahwa Baksi Son Hajisony akan memfokuskan perkembangan usaha di luar Kota Bandar Lampung dan outlet yang ada di Bandar Lampung mungkin akan segera ditutup dan dipindahalihkan ke luar kota. Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan pelanggan selama 40 tahun. Hormat Kami pegawai dan pengurus Baksi Son Hajisony." Dilansir dari  Lampungpro.co, Sabtu (03/07)

 

 

Inspektur Bandar Lampung M Umar mengatakan, manajemen Bakso Son Haji Sony masih kekeuh hendak menggunakan alat pencatat pendapatan yang mereka miliki. Sedangkan aturannya tidak boleh ada alat perekam pendapatan lain selain yang telah disediakan pemerintah.

 

 

Senada diungkap warga Bandar Lampung lainnya, Putra Dianto. Ia sangat menyayangkan jika hendak makan Bakso Son Haji Sony harus keluar Bandar Lampung lebih dulu.

 

 

"Terlebih sebagai ibukota Provinsi Lampung, ikonnya Lampung, tapi mau cari makanan khas justru harus melipir keluar Bandar Lampung," ujar karyawan swasta itu.

 

 

"Tentu sangat disayangkan ya, berawal dari persoalan pajak masak sampai memilih menutup gerai," ujar fitri pelanggan setia Bakso Son Hajisony Dilansir dari Tribunlampung.co.id Sabtu (03/07)

 

Dia berharap ada langkah dan jalan terbaik antara Pemkot Bandar Lampung dengan pengelola Bakso Son Haji Sony, sehingga masyarakat tidak menjadi korban.

 

 

"Apalagi pajak yang ditagih setahu saya memang yang sudah dibayarkan konsumen saat beli Bakso Sony," tandasnya.

 

Menurutnya, sebaiknya masalah pajak dengan Pemkot Bandar Lampung diselesaikan daripada memilih menutup gerai.



BACA JUGA: 5 Tips Staycation, untuk Kumpul Jadi Lebih Berharga!



#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong