Logo Saibumi

Penahanan Oknum Wartawan di Lamteng, Kapolsek : Sudah Sesuai Prosedur

Penahanan Oknum Wartawan di Lamteng, Kapolsek : Sudah Sesuai Prosedur

Caption: Oknum wartawan (MK) saat menjalankan pemeriksaan di Mapolsek Punggur. Foto/istimewa.

Saibumi.com (SMSI), Lampung Tengah - Kepolisian Sektor (Polsek) Punggur Polres Lampung Tengah (Lamteng) pastikan tidak ada desakan dari sekumpulan masyarakat Kampung Sritejo Kencono, Kecamatan Kota Gajah, Kabupaten Lamteng atas penahanan MK (43) warga desa Gedung Dalam pada 08 Februari 2020 lalu.

Penahanan terhadap tersangka, adalah salah satu langkah preventif dan sesuai prosedur atas laporan dari pihak Samidi yang bekerja sebagai penjaga keamanan (Satpam) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N ) 1 Desa Sritejo Kencono yang dipersangkakan melanggar pasal 335 dan 351 KUHPidana.

BACA JUGA: Diduga Mesum, Oknum Polisi Lampung Barat Digrebek Warga Metro

Kapolsek Punggur, AKP Amsar, mengatakan penanganan perkara ini adalah salah satu kewajiban pihak kepolisian dalam hal penegakan hukum yang dilakukan oleh setiap warga negara Indonesia yang diduga melakukan perbuatan melanggar hukum dan peraturan yang berlaku.

"Penanganan kasus ini, adalah salah satu kewajiban kami, sebagai penegak hukum untuk melindungi, mengayomi dan  melayani masyarakat. Tentunya melalui proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi di tempat kejadian perkara (TKP), sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Kepolisian Sektor Punggur," Ujar Kapolsek Punggur, Selasa 18 Februari 2020.

Lebih lanjut kata Amsar, bahwa tindakan preventif adalah suatu tindakan pengendalian sosial yang dilakukan untuk dapat mencegah atau juga mengurangi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terhadap tersangka pada situasi tersebut.

"Beberapa langkah sudah kita lalui, bahkan kami sudah mendengarkan keterangan para saksi-saksi, dan bukti sudah cukup kuat untuk ditindaklanjuti dalam penyilidikan selanjutnya," pungkas AKP Amsar.

Untuk diketahui, oknum wartawan online warga Desa Gedung Dalem Kecamatan Batang Hari Nuban Lampung Timur, harus berurusan dengan Kepolisian Polres Lamteng. Oknum wartawan berinisial MK tersebut, terlibat perkelahian dengan oknum Satpam SMPN II Kotagajah pada,  Sabtu 8 Februari 2020 lalu. Ia juga didapati memiliki senjata api jenis Air Softgun yang dibawa pada saat kejadian.

Kepala Polsek Punggur Iptu Amsar, mewakili Kapolres Lampung Tengah Ajun Komisaris Besar I Made Rasma, Kamis 13 Februari 2020, menjelaskan kronologis keributan antara MK dan oknum satpam bernama Samidiyanto itu.

"Awalnya pelaku MK mendatangi korban di pos satpam SMPN II, Kota Gajah Lampung Tengah. Korban Samidiyanto adalah satpam yang sehari-harinya bekerja di sekolah itu. Pada saat kejadian dirinya sedang berada di pos satpam," ujar Iptu Amsar.

Ia melanjutkan, berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, diketahui setelah terjadi perkelahian, korban dipukul sebanyak kurang lebih empat kali mengenai leher dan wajah sebelah kiri.

Amsar melanjutkan, pelaku berhenti memukul korban, setelah ada kawan korban yang datang ke lokasi tersebut.

"Perkelahian itu berawal dari terjadinya kesalahpahaman, dikarenakan korban sering melakukan komunikasi melalui video call dengan istri siri pelaku yang bernama Yeni Astuti. Sehingga pelaku emosi mendatangi korban dan melakukan pemukulan. Setelah memukul korban, pelaku langsung keluar dari pos satpam lalu pergi menggunakan mobil," ujarnya.

Laporan Reporter Saibumi.com Sansurya

BACA JUGA: Ngaku Anggota TNI AL, Tukang Batu Ini Berhasil Tipu Lima Janda

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong