Logo Saibumi

Polsek Wonosobo Tanggamus Bekuk Tukang Palak di Jalinbar

Polsek Wonosobo Tanggamus Bekuk Tukang Palak di Jalinbar

Kwitansi yang dibuat pelaku saat meminta paksa sejumlah uang kepada pengemudi di Jalinbar, Tanggamus. | Foto: Istimewa

Saibumi.com (SMSI), Tanggamus - Seorang pelaku pemerasan di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Kabupaten Tanggamus dibekuk Polsek Wonosobo bersama Tekab 308 Polres Tanggamus, Kamis 13 Februari 2020, sore kemarin.

Dari pelaku bernama Jakri (37), pengangguran warga Pekon Kunyayan Kecamatan Wonosobo, Tanggamus itu turut diamankan sepeda motor Honda Beat warna biru putih tanpa plat, 1 lembar kwitansi bertuliskan seratus ribu tertanggal 09-02-2020 dengan tangan Jack dan 1 buku kwitansi kosong.

Kapolsek Wonosobo Iptu Amin Rusbahadi, mengungkapkan pelaku ditangkap berdasarkan korban H. Irawan (27) warga Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus.

"Pelaku ditangkap, kemarin sekitar pukul 17.30 WIB, saat berada di Pasar Pangkul Pekon Kunyayan Kecamatan Wonosobo KabupatenTanggamus," ungkap Iptu Amin Rusbahadi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Jumat 14 Februari 2020, pagi.

Iptu Amin menjelaskan, kronologis pemalakan yang dialami korban terjadi pada Minggu, 9 Februari 2020 sekitar 08.00 WIB bermula saat korban mengendarai R4 jenis Truk Colt Diesel dari arah Bandar Lampung hendak menuju ke Lampung Barat.

Saat tiba di Jalan Raya Lintas Barat Pekon Balak kendaraan yang dikemudikannya dibuntuti oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat Warna Biru Putih, kemudian setelah sampai di Pasar Pangkul, korban diberhentikan dan pelaku terlapor meminta (memalak) sebesar Rp100 ribu dengan alasan untuk uang keamanan.

Namun karena korban tidak memiliki uang sejumlah yang diminta oleh korban tersebut dan hanya memberikan uang sebesar Rp50 ribu lalu korban dibuatkan kwitansi.

"Akibat kejadian tersebut korban merasa tidak terima dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonosobo untuk ditindaklanjuti," jelasnya.

Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Wonosobo, terhadapnya dijerat Pasal 368 KUHPidana. "Ancamannya pidananya paling lama sembilan tahun penjara," tandasnya.

Sementara itu, pelaku di Polsek Wonosobo mengakui perbuatan pemerasan tersebut seorang diri, hasilnya uang hasil kejahatannya telah habis digunakan membeli rokok.

"Malaknya sendiri, uangnya sudah habis untuk membeli rokok," ucap pria berbadan besar tersebut. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Rusdi.

BACA JUGA: Kejari Tanggamus Kantongi Data Dugaan Korupsi Dana Desa Banjar Manis

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong