Logo Saibumi

Begini Kronologi Polisi Tahan Oknum Wartawan yang Mengaku Dikeroyok di Lampung Tengah

Begini Kronologi Polisi Tahan Oknum Wartawan yang Mengaku Dikeroyok di Lampung Tengah

Foto Istimewa

Saibumi.com (SMSI) Lampung Tengah – Terlibat perkelahian dengan salah seorang warga di Kecamatan Kotagajah, oknum wartawan online warga Desa Gedung Dalem, Kecamatan Batang Hari Nuban harus berurusan dengan pihak kepolisan di Lampung Tengah.

Pasalnya, oknum wartawan berinisial MK tersebut, selain perkelahian dengan oknum Satpam, Sabtu (8/2/2020) lalu itu, juga karena memiliki senjata api (Senpi) jenis Air soft gun yang ia bawa pada saat kejadian.

BACA JUGA: ITERA dan DAMRI Tandatangani MoU Pengembangan Transportasi Kampus

Kepala Polsek Punggur Iptu Amsar, mewakili Kapolres Lampung Tengah Ajun Komisaris Besar I Made Rasma, Kamis 13 Februari 2020 menjelaskan kronologis keributan antara MK dan oknum Satpam bernama Samidiyanto itu.

“Awalnya pelaku MK mendatangi korban di pos Satpam SMPN II, Kota Gajah Lampung Tengah. Korban Samidiyanto adalah Satpam yang sehari-harinya bekerja di sekolah itu. Pada saat kejadian dirinya sedang berada di pos Satpam,” ujar Iptu Amsar.

Ia melanjutkan, berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, diketahui setelah terjadi perkelahian, korban dipukul sebanyak kurang lebih empat kali mengenai leher dan wajah sebelah kiri.

Amsar melanjutkan, pelaku berhenti memukul korban, setelah ada kawan korban yang datang ke lokasi tersebut.

“Perkelahian itu berawal dari terjadinya kesalahpahaman, dikarenakan korban sering melakukan komunikasi melalui video call dengan istri siri pelaku yang bernama Yeni Astuti,”

“Sehingga pelaku emosi mendatangi korban dan melakukan pemukulan. Setelah memukul korban, pelaku langsung keluar dari pos satpam lalu pergi menggunakan mobil,” ujarnya.

Warga yang mengetahui kejadian itu, kemudian beramai-ramai mengejar pelaku MK. Kurang lebih satu kilometer dari lokasi, pelaku berhasil dikejar kemudian dibawa ke Balai Kampung Sritejo Kencono.

“Pada saat digeledah, di dalam tas pelaku ditemukan satu bilah senjata tajam (Sajam) jenis badik dan satu pucuk senjata air soft gun berikut peluru dari gotri,” bebernya.

Setelah mendapat laporan warga, jajaran Polsek Punggur kemudian datang ke lokasi dan langsung mengamankan pelaku dari amukan warga.

Korban pemukulan selanjutnya membuat melaporkan kejadian pemukulan tersebut ke Polsek Punggur, dan menyerahkan proses hukum selanjutnya kepada penyidik.

Pelaku MK dijerat dengan Pasal 351 KUHPidana dan atau 335 KUHPidana. Kapolsek juga berharap agar masyarakat tidak terprovokasi dengan adanya isu-isu atau pemberitaan yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.(*)

 

Laporan Reporter Saibumi.com

BACA JUGA: Musrenbang, Pemkab Lampung Selatan Gelontorkan Rp 75 M untuk Kalianda

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA