Logo Saibumi

RSUAM Lampung Diduga Telantarkan Pasien Hingga Meninggal, Ini Kata Kepala BPJS Kesehatan

RSUAM Lampung Diduga Telantarkan Pasien Hingga Meninggal, Ini Kata Kepala BPJS Kesehatan

Ruang pelayanan BPJS Kesehatan Bandar Lampung. Foto Istimewa

Saibumi.com (SMSI) Bandar Lampung –  Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung, Muhammad Fakhriza meminta penjelasan ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) terkait dengan video pasien yang meninggal di selasar.

Pasien itu diduga ditelantarkan pihak RSUDAM hingga meninggal dan videonya

BACA JUGA: Jalan Baru Seumur Jagung di Lampung Barat Rusak, Perangkat Desa Siram Adukan Semen

viral di media sosial serta pemberitaan di beberapa media online pada tanggal 11 Februari 2020 lalu.

“Pertama-tama kami sampaikan turut berbela sungkawa atas musibah kehilangan anggota keluarga yang menimpa keluarga peserta M Rezki Meidiansori, semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan. Kami juga sudah menerima penjelasan kronologis kejadian dari Direktur Rumah Sakit Abdul Moeloek,” kata Fakhriza, Rabu, 12 Februari 2020.

Kata dia, BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung juga melakukan pengecekan terhadap kepesertaan dan riwayat pelayanan pasien. Dari hasil pengecekan bahwa peserta atas nama M Rezki Meidiansori adalah benar peserta JKN-KIS dari segmen peserta PBPU/mandiri kelas 3, beralamat di Palas Kabupaten Lampung Selatan.

Hasil pengecekan riwayat pelayanan pada hari sabtu tanggal 8 Februari 2020 malam hari mendapatkan pelayanan Rawat Jalan di IGD  Rumah Sakit Bob Bazar Lampung Selatan, yang pembiayaannya telah dijamin oleh BPJS Kesehatan.

Selanjutnya pasien dirujuk ke RSUDAM dengan menggunakan transportasi rujukan dengan penjaminan sebagai peserta JKN-KIS juga. Peserta mulai dirawat di Rumah Sakit Abdul Moeloek pada hari Minggu 9 Februari 2020. Pelayanan kesehatan peserta selama dirawat di Rumah Sakit Abdul Moeloek telah dijamin dalam Program JKN-KIS.

Fakhriza meluruskan, dari kejadian tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman atau merasa ada pelayanan yang dianggap diskriminatif kepada peserta, pasien oleh fasilitas kesehatan, maka peserta secara proaktif dapat menyampaikan ke BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN-KIS akan menindaklanjuti keluhan peserta tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan agar tidak melakukan diskriminasi  pelayanan terhadap peserta JKN-KIS. Hal ini telah diatur dalam komitmen perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan dengan fasilitas kesehatan untuk tidak membedakan pelayanan terhadap peserta JKN-KIS,” jelas Fakhriza.

Untuk peserta dan atau anggota keluarga dapat melaporkan keluhan atau meminta informasi ke Petugas BPJS SATU! di rumah sakit,  melalui Kantor BPJS Kesehatan terdekat, BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 atau melalui aplikasi Mobile JKN.(SB05)

BACA JUGA: Promo Program ROTI Honda ADV150 di Tunas Honda Simpang Pematang

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong