Logo Saibumi

Tikus Berhasil Ditangkap, Pengunjung Chandra Geger!

Tikus Berhasil Ditangkap, Pengunjung Chandra Geger!

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung Kadek Sumarta (kiri), sedang berbincang bersama Head Store Chandra Tanjung Karang Pusat Hardoyo Atmodjo (kanan). | Foto: Siska Purnama Sari/Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Pasca beredarnya video seekor tikus berlarian dalam boks pendingin daging olahan di Mal Chandra Tanjung Karang, Selasa, 11 Februari 2020 sore. Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung langsung menggelar inspeksi mendadak (sidak).

Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan mendatangi Supermarket yang berada di Jalan Pemuda No.1 Sawah Lama, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung, Rabu 12 Februari 2020 pukul 11.30 WIB untuk memastikan dan mengkonfirmasi terkait adanya tikus tersebut.

Dari pantauan Saibumi.com, saat sidak dilakukan tim manajemen Chandra Tanjung Karang tengah membersihkan boks pendingin, tempat menyimpan produk daging olahan.

Tikus berlari dari bawah boks menuju kolong kontainer roti saat diminta melakukan pembongkaran kardus-kardus yang menumpuk di laci kontainer roti.

Ketika sedang dibersihkan seekor tikus berlari, dan menggegerkan beberapa pengunjung yang tengah belanja. Seketika, seorang pengunjung lainnya membantu menangkap tikus dengan menginjak dan memasukkannya ke dalam plastik.

Terkait kejadian itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung Kadek Sumarta yang menyaksikan langsung adanya hama tikus itu, menjelaskan bahwa pihaknya meminta manajemen Chandra untuk memberantas keberadaan hama tersebut.

"Jadi kami atas nama pemerintah daerah melakukan sidak ini, untuk melindungi masyarakat Lampung khususnya Kota Bandar Lampung. Jangan sampai makanan yang tidak layak, sudah terkontaminasi dikonsumsi," kata Kadek.

Ia meminta agar pihak Chandra terus mengadakan pengecekan untuk menjaga kebersihan. Agar tidak timbul penyakit yang membahayakan dari makanan.

"Apalagi sekarang ini tengah viral virus corona, sehingga masyarakat harus lebih waspada. Kalau soal makanan enggak bisa main-main, pemerintah sangat proteksi terkait menyangkut makanan.Jangan sampai terulang lagi," terangnya.

Tekait dengan kejadian ini, ia akan memanggil pihak manajemen Chandra dan pihak ketiga PT Agrinkon Putra Citra Optima selaku pemberantas hama di Mal Chandra Tanjung Karang.

"Kita tidak bisa menyalahkan hanya Chandra, sebab yang memegang pertangungjawaban pihak pengelola kepada konsumen ya harus di depan. Jadi kami minta Chandra untuk menindaklanjuti ke pihak ketiga, agar sama-sama bisa kita selesaikan," ucapnya.

Selain kebersihan dan hama, Chandra juga diminta harus memperhatikan tata kelola barang yang akan di jual. Banyak produk ditemukan ditumpuk menjadi satu dalam satu boks kertas, dan ditumpuk di bawah kontainer roti.

"Kita mohon kiranya bisa menjaga keamanan pangan dan jaga lingkungan. Jika sekiranya produk tidak layak jual bisa ditempatkan ditempat yang lain. Dan kotoran di bawah lemari, rak dan pendingin juga dibersihkan," pungkasnya. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Siska Purnama Sari.

BACA JUGA: Ini Kata Pakar Soal Lahan Sengketa PTPN VII VS PT BMM

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong