Logo Saibumi

DOKTER SAIBUMI: Waspadai Daging Tumbuh di Tengah Gigi Berlubang

DOKTER SAIBUMI: Waspadai Daging Tumbuh di Tengah Gigi Berlubang

Dokter Klinik Utama Saibumi , drg. Finnie Luthfia Suheri. | Foto: Angga/Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Waspadai daging yang tumbuh di tengah gigi berlubang, dan ketahui cara perawatan yang tepat saat terjadinya pembengkakan pada pulpa di tengah gigi yang berisi jaringan dan sel pembentuk gigi.

Dokter Klinik Utama Saibumi, drg. Finnie Luthfia Suheri menjelaskan, pulpitis hiperplasia kronis atau polip pulpa kerap muncul pada gigi geraham, saat gigi sudah berlubang besar. Puplpitis hiperplasia menutupi gigi berlubang hingga terlihat seperti daging lebih.

"Yang dapat menimbulkan polip pulpa, yaitu gigi yang lubangnya sudah mencapai ruang pulpa yang berisi pembuluh darah dan syaraf-syaraf. Rongga pulpa yang terbuka ini terhubung langsung dengan rongga mulut, akibatnya dapat terjadi infeksi dan peradangan," kata Finnie, Kepada Saibumi.com, Minggu 9 Februari 2020.

Diberitahukan Finnie, polip pulpa ini merupakan respon atau reaksi pulpa yang berlebihan terhadap peradangan. Oleh karena itu, jika muncul daging lebih di tempat gigi yang berlubang segera periksakan ke dokter gigi. Jika dibiarkan maka jaringannya akan tumbuh semakin besar, yang artinya jalur antara saluran akar gigi dan rongga mulut akan terbuka.

"Ini beresiko infeksi bakteri, iritasi, dan menganggu kesehatan. Kerena ruang pulpa gigi yang terbuka membuat bakteri dari luar mulut masuk ke dalam gigi, menembus ruang pulpa sampai pembuluh darah dan syaraf," terangnya.

Kondisi ini, lanjut Finnie juga menimbulkan rasa tidak nyaman. Semakin besar benjolan pada gigi, akan kerap menimbulkan rasa sakit. Terlebih saat menyikat gigi dan mengunyah makanan, bisa berdarah saat terkena sentuhan.

"Kalo dagingnya makin besar tersentuh dikit mudah berdarah, pasien akan merasakan sakit. Kemudian susah makan dan bisa menimbulkan penyakit lain, salah satunya pencernaan," ungkapnya.

Metode pengobatan polip pulpa tergantung pada tingkat keparahannya. Di antaranya, pulpotomi, yaitu pengangkatan pulpa tanpa mengangkat bagian akar, perawatan saluran akar gigi bila pertumbuhan akar gigi tidak matang, dan operasi cabut gigi dan akar gigi.

"Namun tidak semua gigi yang ada polip pulpa harus dicabut. Untuk menentukan polip pulpa, dokter gigi akan menanyakan gejala yang dialami pasien terlebih dahulu dan melihat keberadaan polip pada gigi yang berlubang. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan," lanjut Finnie.

Dalam kasus ini, tambahnya, gigi permanen yang bisa dipertahankan tidak akan dicabut, kecuali polip pulpa sudah membesar dan menutupi hampir seluruh permukaan gigi.

"Sejatinya kita wajib lakukan pemeriksaan gigi secara rutin ke dokter gigi, sebab sebelum timbulnya polip pada gigi berlubang besar bisa dilakukan pencegahan dengan penambalan gigi," pungkasnya. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Siska Purnama Sari.

BACA JUGA: Status Virus Corona di Singapura Naik Level Jadi Oranye, KBRI Minta Warga Waspada

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA