Logo Saibumi

Jalan Dibangun Pakai DD 2019 Sudah Rusak, Praktisi Hukum : Laporkan Saja!

Jalan Dibangun Pakai DD 2019 Sudah Rusak, Praktisi Hukum : Laporkan Saja!

Ketua Posbakumadin Liwa, Robert Ariesta. (Foto : Ist)

Saibumi.com (SMSI), Lampung Barat – Kondisi jalan di Pekon Hantatai, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Lampung Barat, mendapat perhatian dari salah satu praktisi hukum setempat. Pasalnya, jalan yang dibangun menggunakan dana desa pada tahun 2019 lalu sudah rusak.

Praktisi hukum sekaligus Ketua Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) Liwa, Robert Ariesta, mengatakan wajar saja jika saat ini masyarakat mempertanyakan dana desa yang digunakan untuk membangun jalan yang baru seumur jagung tersebut tapi sudah mengalami kerusakan.

BACA JUGA: Baru Seumur Jagung, Jalan di Pekon Hantatai Sudah Hancur

“Kita tahu bersama jika dananya cukup fantastis yang dikucurkan pemerintah pusat, tapi sayangnya ketika sudah dibangun jalan kualitasnya sangat rendah. Bahkan baru hitungan bulan sudah rusak," kata Robert.

Robert menjelaskan, dalam penggunaan dana desa ada peran penting dari pendamping desa, Dinas PMD dan Inspektorat selaku Tim Monev (pengawasan & pemeriksaan) dalam pengelolaan dana desa. Hal ini untuk mengawasi proses penggunaan dana desa agar tepat sasaran.

“Jika selama kegiatan tidak ada temuan dari tim, maka kegiatan itu dianggap sesuai perencanaannya dan tidak ada masalah. Tapi jika ternyata setelah selesai dibangun ada temuan, maka patut dipertanyakan hasil monevnya," ungkapnya.

Ia pun menyarankan jika anggaran dana desa ada dugaan dan terindikasi silahkan dilaporkan. Namun harus disertai bukti dan fakta yang ada, bukan sekedar opini agar laporan bisa ditindaklanjuti.

“Kalau salah kenapa tidak dilaporkan agar ditindak dan proses hukum. Masyarakat segera laporkan hal itu ke penegak hukum, dengan data dan fakta. Tetapi saya melihat gambar dalam pemberitaan itu, itu sudah terlihat kualitasnya yang sangat buruk," kata dia.

Sementara itu Kabid Pemerintahan Pekon pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP) Lampung Barat, Ruspel Gultom saat dihubungi melalui via WhatsApp-nya, mengatakan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak pendamping desa.

"Ya nanti saya koordinasi dulu dengan pendamping desanya ya," singkat dia.

Sebelumnya diberitakan, Miris, jalan penghubung pekon antar pemangku tepatnya di Pekon Hantatai, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) Lampung Barat, yang dibangun dari Dana Desa tahun 2019 lalu, sudah terlihat hancur.  Batu-batu yang terpasang sudah keluar di permukaan badan jalan.

Ada tiga titik lokasi pembangunan badan jalan secara rabat beton di pekon tersebut. Namun saat ini sudah rusak, hal ini menunjukkan kualitas pembangunan yang tidak sesuai. Sementara jalannya pembangunan memiliki pendamping desa dan juga dibawah naungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (PMD).

Laporan Reporter Saibumi.com Edi Saputra

BACA JUGA: Parosil Mabsus Serahkan Bantuan ke Korban Banjir Bandar Negeri Suoh

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong