Logo Saibumi

Bongkar Skandal, DPR Resmi Bentuk Panja Jiwasraya

Bongkar Skandal, DPR Resmi Bentuk Panja Jiwasraya

Ketua Panja sekaligus Wakil Ketua Baleg DPR RI, Rieke Diah Pitaloka. | Foto: Suara.com

Saibumi.com (SMSI) - Komisi VI DPR RI resmi membentuk panitia kerja (Panja) terkait kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Pembentukan panja Jiwasraya tersebut dilakukan pada Rabu, 15 Januari 2020, usai melakukan rapat internal.

BACA JUGA: Gagal Periksa Kantor PDIP, Abraham Samad: Bukti Revisi UU KPK Melemahkan

Selain panja Jiwasraya, Komisi VI sekaligus membentuk dua panja lainnya, yakni berkenaan dengan perdagangan komunitas dan BUMN energi.

Angota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, berharap dengan adanya panja tersebut dapat mengungkapkan secara jelas inti permasalahan dan solusi, terkait kerugian Jiwasraya.

Kendati demikian, dia meminta agar penegak hukum tetap dapat menjalankan penyidikan atas sejumlah temuan dan beberapa orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Namun demikian, proses hukum dan penegakan hukum yang semestinya berjalan, tetap harus berjalan tanpa menunggu keputusan politik di DPR," kata Rieke dalam keterangan tertulis, dilansir Suara.com -- jaringan Saibumi.com, Kamis, 16 Januari 2020.

Menurutnya, penegak hukum juga harus tegas dan berani melakukan penyitaan aset kepada mereka yang terbukti membuat kerugian di Jiwasraya.

"Saya mendukung PPATK untuk segera menelusuri aset para pihak yang terindikasi kuat terlibat dan pihak penegak hukum terkait, agar berani melakukan sita aset para pelaku pengemplang uang nasabah PT Jiwasraya, tanpa pandang bulu," tegas Rieke.

Diketahui, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan DPR akan membentuk panitia kerja atau panja terkait kasus Jiwasraya dan Asabri.

Pembentukan panja itu sebagai respon cepat usai ditetapkannya sejumlah mantan direktur Jiwasraya sebagai tersangka.

Dasco berujar DPR melalui komisi terkait bakal fokus melakukan pengawasan dan supervisi bagaimana uang nasabah di perusahaan asuransi tersebut bisa dikembalikan sepenuhnya.

"Sehingga menurut kami hal-hal itu yang akan segera lakukan untuk merespon kerja cepat pemerintah agar dana masyarakat bisa kembali, kinerja yang buruk dari asuransi tersebut kemudian bisa baik dan penegakan hukum bisa berjalan," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020.

Sebelumnya, DPR mewacanakan pembentukan panitia khusus (Pansus). Namun belakangan wacana tersebut beralih menjadi pembentukan panja.

Alasannya, kata Dasco, proses pembentukan pansus memakan waktu lama dibanding panja.

"Ya kalau menurut saya kita akan terlalu lama bikin pansus prosesnya. Jadi karena pemerintah itu sudah melakukan hal-hal yang perlu kita respon cepat ya kita akan segera ini. Kalau panja kan cepat aja hari ini bisa segera bikin panja-panja di masing-masing komisi," kata Dasco. (*/ruslan)

BACA JUGA: Dapat Info Harun Masiku di Jakarta, Politisi asal Lampung: Buktikan Jika di Singapura

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong