Logo Saibumi

Proyek Flyover Rajabasa Molor, Rekanan Kena Denda Rp5,2 Per Hari

Proyek Flyover Rajabasa Molor, Rekanan Kena Denda Rp5,2 Per Hari

Progres pengerjaan flyover Jl. H. Komaruddin - Abdul Haq, Rajabasa, per Selasa, 14 Januari 2020. Foto: Siska Purnama Sari/Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Proyek pembangunan flyover Jl. H. Komaruddin - Abdul Haq, Rajabasa dikenakan denda adendum sekitar Rp5,2 juta per hari. Pasalnya, pihak rekanan belum merampungkan pengerjaan sesuai masa kontrak yang ditetapkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan menjelaskan, sedianya proyek ini ditarget rampung pada Desember 2019. Namun terpaksa harus menyeberang tahun ini untuk dirampungkan karena keterlambatan.

"Flyover Rajabasa kena adendum itu 50 hari, terhitung dari 1 Januari diperkirakan Ferbruari dia sudah selesai. Jadi setiap hari akan dikenakan denda 1 per 1000," kata Iwan, Selasa, 14 Januari 2020.

Diketahui, proyek flyover tersebut dianggarkan senilai Rp35 miliar yang dikerjakan PT Bina Mulya Lampung, dengan target Desember 2020. Menurut Iwan, sampai dengan saat ini progres pembangunan sudah terealisasi 85%.

"Sehingga ini kurang 15% pengerjaan proyeknya. Dari 15% itu kita hitung, berapa dendanya kemudian. Nah dari nominal itu diambil per seribunya, dan dikalikan selama 50 hari," jelasnya.

Dengan begitu, lanjutnya, Pemkot Bandar Lampung menargetkan pengerjaan selesai dalam satu bulan ke depan.

"Masih ada waktu satu bulan, saya kira dalam waktu satu bulan 15% itu," ujarnya.

Ia menjelaskan, pekerjaan ini tersebut dikebut sambil menunggu pihak PLN memindahkan beberapa tiang listrik yang masih ada di ruas Jl. H. Komaruddin.

"Tiang listrik milik PLN wewenang PLN yang memindahkan, kita sudah berkomunikasi mereka punya jadwal secepatnya. Yang pastinya sebelum diresmikan tiang listrik sudah pindah," paparnya.

Di samping itu, saat ini di flyover tersebut sedang dalam tahap pembuatan drainase.

"Untuk persiapan dibuat drainase sekarang petugas sedang cek lapangan. Yang mana rencananya akan dibuat sepanjang 30 meter," ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Pengawas PT Bina Mulya Lampung Sutarno menjelaskan, sampai saat ini  pengerjaan jalan layang itu tinggal 15% lagi. Ia memastikan proyek ini akan selesai akhir Februari.

"Denda adendum memang sudah sesuai dengan kontrak yang kita lakukan dengan pemkot," pungkasnya. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Siska Purnama Sari.

BACA JUGA: Herman HN Bantu Korban Longsoran Batu Gunung Bantahan

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong