Logo Saibumi

Ditumbuhi Rumput, Peningkatan Badan Jalan Provinsi di Lampung Barat Dinilai Asal Jadi

Ditumbuhi Rumput, Peningkatan Badan Jalan Provinsi di Lampung Barat Dinilai Asal Jadi

Foto: Istimewa

Saibumi.com (SMSI) Lampung Barat - Peningkatan badan jalan berupa lapis tipis aspal pasir (Latasir) di Pekon Way Empulau Ulu, Balik Bukit, Lampung Barat, diduga asal jadi.

Proyek yang dikerjakan akhir 2019 itu, saat ini ditumbuhi rumput. Diduga kuat pemasangan latasir tidak sesuai.

BACA JUGA: Awali 2020, Pegiat Literasi Lampung Barat Hadir di Sembilan Lamban Baca

Dari informasi yang dihimpun, pengerjaan proyek peningkatan jalan latasir dan lapen milik Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Lampung, dikerjakan pihak ketiga yaitu CV Bangun Karya Pratama denga nilai Rp 4,4 miliar dari APBD Provinsi Lampung 2019.

Namun anehnya, proyek yang seharusnya selesai pada Desember 2019 itu belum juga terselesaikan hingga saat ini, yang pekerjaan itu berupa lapen sepanjang 1.500 meter dan proyek latasir sepanjang 1.650 meter.

Menurut warga Balik Bukit, Suhartanto, proyek jalan itu dikerjakan tidak sesuai spesifikasi. Hal ini bisa dilihat dari ketebalan jalan latasir yang telah selesai dikerjakan, banyak ditemukan kejanggalan.

"Bisa dilihat dari sisi ketebalan jalan juga dipertanyakan. Dengan tumbuhnya rumput menggambarkan jalan tersebut kurang tebal," kata dia, Selasa, 14 Januari 2020.

Kejanggalan lain, selama proyek itu dikerjakan pihak kontraktor tidak memasang papan informasi proyek sebagai wujud transparansi.

"Dari awal sudah terlihat dari tidak memasangnya papan informasi proyek. Seperti dikerjakan oleh hantu saja dan menggunakan uang siluman," tukas Suhartanto.

Namun, pihak Kantor UPTD Wilayah V Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Lampung di Liwa, Lambar belum bisa dimintai keterangan terkait masalah ini.

Kepala UPTD Wilayah V maupun Kasi Jalan di UPTD tersebut tidak ada di Kantor.

"Tidak ada orang. Kepala dan Kasi Jalan yang menanganinya tidak ada di tempat," kata salah satu pegawai UPTD Wilayah V.

Pengawas proyek tersebut, Tahpip, mengatakan, belum rampungnya perkerjaan proyek peningkatan jalan itu disebabkan faktor cuaca.

"Musim hujan, jadi kita tidak bisa menyelesaikan pekerjaan proyek ini tepat wakut," kata dia.

Untuk menyelesaikan pekerjaan itu, pelaksana proyek diberikan perpanjangan waktu selama 15 hari.
   
"Saya lupa nominal pekerjaannya. Ini pekerjaan latasir dan lapen punya provinsi. Proyek peningkatan jalan tersebut dua bagian yaitu untuk pekerjaan latasir sepanjang 1.650 meter telah rampung. Sedangkam untuk lapen sepanjang 1.500 meter masih tahap pengerjaan," jelas Tahpip. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com: Edi Saputra

BACA JUGA: Banjir Bandang di Pesisir Barat Lampung Rendam 48 Rumah, 30 Hektare Sawah Terdampak

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong