Logo Saibumi

KPU Sebut Penangkapan Wahyu Setiawan Dikaitkan Residu Pemilu 2019

KPU Sebut Penangkapan Wahyu Setiawan Dikaitkan Residu Pemilu 2019

Wahyu Setiawan | Foto: Suara.com

Saibumi.com (SMSI) - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Azis mengklaim kasus suap terkait pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR yang menjerat Wahyu Setiawan, tidak menodai integritas KPU.

Sebab, menurutnya, dalam proses PAW tersebut KPU tetap merujuk pada undang-undang dan tidak terpengaruh dengan upaya yang dilakukan Wahyu, untuk memuluskan calon anggota legislatif PDI Perjuangan (PDIP) Harun Masiku.

BACA JUGA: WASPADA! Kedok Penipuan Mengatasnamakan Walikota

Viryan menuturkan, dalam rapat pleno bersama komisioner KPU pihaknya telah menyatakan secara tegas tidak bisa memenuhi permintaan PDIP untuk melakukan PAW Harun, menggantikan caleg PDIP Nazaruddin Kiemas yang meninggal dunia.

Menurut dia, KPU tetap merujuk pada undang-undang yang menyatakan caleg PDIP Riezky Aprilia yang berhak menggantikan Nazaruddin, lantaran memperoleh suara terbanyak berikutnya.

"Kasus OTT kepada pak Wahyu, poin pentingnya adalah integritas penyelenggaraan tidak ternoda. Mengapa tidak ternoda? Karena proses PAW-nya itu sama sekali tidak terpengaruh dengan upaya OTT tersebut," kata Viryan di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Januari 2020.

"Di setiap rapat pleno KPU membahas ini tidak ada seperti itu. Sepenuhnya clear, KPU merujuk kepada undang-undang, bukan kepada uang," tambahnya, dilansir Suara.com -- jaringan Saibumi.com.

Menurut Viryan, lain halnya jika KPU memuluskan permintaan PDIP melakukan PAW Harun untuk menggantikan Nazaruddin.

Jika itu terjadi, maka baru dapat dikatakan KPU terkait kasus suap yang menjerat Wahyu tersebut.

"Tapi ini tidak, yang kemudian adalah upaya mengait-ngaitkan. Kita melihat masih ada residu dari Pemilu 2019," katanya.

Viryan mengaku dalam perkara suap terkait PAW yang menjerat Wahyu, komisioner KPU yang lain pun tidak mengetahui sama sekali.

Dia menegaskan perkara tersebut murni merupakan urusan pribadi Wahyu.

"Tidak, tentunya tidak ada (yang tahu). Kita semua terkejut. Tapi poinnya adalah terkait dengan hal tersebut sama sekali tidak terpengaruh terhadap penyelenggaraan Pemilu," kata Viryan. (*/ruslan)

BACA JUGA: PK Kedua Mobil Timor Tommy Soeharto Ditolak, Pemerintah Berhak Rp 1,2 Triliun

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong