Logo Saibumi

Takut Ditembak, Pelaku Curat-Pemerkosaan di Lamteng Menyerahkan Diri

Takut Ditembak, Pelaku Curat-Pemerkosaan di Lamteng Menyerahkan Diri

Foto: Istimewa

Saibumi.com (SMSI) Lampung Tengah - Mengaku takut ditembak polisi, pelaku pencurian dan kekerasan (Curas) disertai pemerkosaan di Lampung Tengah (Lamteng) menyerahkan diri.

Ari Saputra (23) warga Dusun IV, Kampung Purwodadi, Bedeng 19 A Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah (Lamteng) menyerahkan diri ke p[olisi didampingi camat dan kepala kampung setempat, Minggu, 12 Januari 2020.

BACA JUGA: Kakam di Lampung Tengah Bendung Rawa, Rumah Warga Terendam Banjir

Ari Saputra dikenal sangat meresahkan masyarakat. Pelaku kerap melancarkan aksinya di wilayah Trimurjo. Terakhir, pelaku melancarkan aksi curas disertai pemerkosaan di wilayah kota Metro.

Kapolsek Trimurjo AKP Kurmen Rubiyanto mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma menerangkan, setelah melancarkan aksi diwilayah Metro, aparat mengendus keberadaan pelaku.

"Ketika gerakannya terendus dan sudah mulai dicari polisi, pelaku menghubungi Kepala Kampung dan Camat Trimurjo untuk memfasilitasi penyerahan dirinya,"kata Kapolsek Senin, 13 Januari 2020.

Selanjutnya Kanit Reskrim bersama Kanit Pulbaket Polsek Trimurjo langsung menuju ke kediaman tersangka.

"Selain tersangka, barang bukti yang ikut kita amankan yakni satu unit sepeda motor Supra X dengan plat nomor BE 7527 SK, yang diduga digunakan pelaku saat melakukan kejahatan," jelas AKP Kurmen.

Terkait aksinya, kapolsek mengatakan tersangka melakukan curas dengan korban Suliyah, warga Bedeng 13 A, Kampung Purwodadi, Lamteng pada Jumat, 19 Juli 2019.

Kronologis kejadian, saat korban mengendarai sepeda motor berboncengan dengan anaknya hendak menuju Rumah Sakit Muhammadiyah Metro menengok keluarga yang sakit.

Korban sempat membeli buah di perempatan Dusun 2 Kampung Purwodadi. Namun setiba di jalan raya dekat gedung walet Dusun 4 Kapung Purwo Dadi, tiba tiba muncul tersangka yang mengendarai sepeda motor Supra X dan langsung memepet korban.

"Pelaku menarik paksa tas milik korban dan berhasil membawanya kabur," kata kapolsek.

Atas kejadian itu, korban harus kehilangan satu unit ponsel Oppo, Evercross, Nokis dan uang tunai Rp 1,7 juta.

Korban selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Trimurjo dengan nomor laporan LP/36 - B/VII/2019/Lpg/Res Lamteng/Sektrim/ tanggal 19 Juli 2019.

"Kita bekerja keras untuk ungkap kasus tersebut dan berkoordinasi dengan polsek/polres perbatasan, karena korbanya selalu perempuan. Tidak lama juga ada kejadian curas disertai pemerkosaan di Metro berbatasan dengan Trimurjo," terangnya.

"Tersangka kita jerat dalam perkara pencurian dengan kekearasan dengan Pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," tegas kapolsek. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com: Sansurya

BACA JUGA: Wanted! Politisi PDIP Harun Masiku Ada di Luar Negeri

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong