Logo Saibumi

Begini Cara Menghapus Akun Google Otomatis setelah Pengguna Meninggal

Begini Cara Menghapus Akun Google Otomatis setelah Pengguna Meninggal

Google Mobile Service. | Foto: Shutterstock

Saibumi.com (SMSI) - Google memiliki kontrol yang memungkinkan pengguna mengelola akun, bahkan setelah pengguna meninggal dunia.

Pengguna dapat memberitahu Google untuk secara otomatis menghapus semua informasi pribadi, setelah tidak aktif dalam kurun waktu yang telah ditentukan.

BACA JUGA: Perangi Konten Negatif, Kominfo Bentuk Satgas Bersama 16 Lembaga Pemerintah

Jika pengguna menggunakan Gmail, Maps, Search, dan produk Google lainnya, perusahaan teknologi itu mungkin memiliki banyak informasi pengguna yang tersimpan di server.

Pengguna dapat mengatur beberapa opsi, termasuk menghapus semuanya secara otomatis setelah pengguna meninggal atau jika akun tidak aktif untuk jangka waktu tertentu.

Dilansir dari CNBC dan Suara.com -- jaringan Saibumi.com, Senin, 13 Januari 2020, ini cara menghapus akun Google secara otomatis setelah pengguna meninggal dunia:

1. Akses myaccount.google.com

2. Pilih "Data & personalisasi"

3. Gulir ke bawah dan pilih "Buat rencana untuk akun Anda"

4. Klik "Mulai"

Setelahnya, Google akan memberikan pengguna untuk mulai mengonfigurasi apa yang harus dilakukan jika pengguna berhenti menggunakan layanannya.

Berikut hal yang harus pengguna lakukan dalam tahap ini:

1. Pilih jangka waktu berapa lama pengguna tidak aktif menggunakan layanan Google. Pilihan default yang disediakan adalah tiga bulan ketidak aktifan akun, tetapi pengguna dapat mengaturnya hingga 18 bulan. Nantinya, Google akan memberikan pemberitahuan satu bulan sebelum jangka waktu yang telah ditetapkan melalui email dan pesan teks.

2. Isi nomor telepon kontak pengguna. Google akan mencoba menghubungi pengguna melalui pesan teks sebelum menghapus semua informasi akun.

3. Pastikan email dan nomor kontak pengguna benar

4. Klik "Selanjutnya"

5. Setelahnya, pengguna harus mengatur siapa saja yang bisa mengakses informasi atau mengelola akun pengguna dan apa saja yang akan dilihat orang tersebut setelah pengguna meninggal.

6. Masukkan hingga 10 kontak yang akan dihubungi Google setelah pemberitahuan bahwa pengguna tidak aktif. Pengguna juga akan memilih data apa yang dapat dibagikan, termasuk segala sesuatu dari kontak pengguna ke riwayat Google Chrome, Gmail, hingga Foto Google.

Orang yang dimasukkan ke dalam kontak tersebut dapat mengakses semua data ini selama tiga bulan setelah akun pengguna menjadi tidak aktif.

7. Buat balasan otomatis yang akan dikirim dari akun Gmail pengguna setelah tidak aktif. Dalam kolom ini pengguna dapat menuliskan pesan bahwa pengguna tidak lagi menggunakan Gmail atau bahwa pengguna telah meninggal dunia.

Pengguna dapat mengatur dan memilih untuk hanya mengirim pesan ini ke kontak, sehingga akun spam tidak mendapatkan pesan otomatis tersebut.

8. Klik "Selanjutnya"

9. Langkah selanjutnya, pengguna akan memilih apakah ingin akun pengguna dihapus secara otomatis setelah tidak aktif dan setelah kontak memiliki waktu tiga bulan untuk mengakses dan memulihkan apa pun.

10. Klik "Tinjau Rencana". Jika sudah benar, klik "Konfirmasi Rencana".

11. Sekarang pengguna telah secara resmi mengatur akun Google untuk mengambil tindakan secara otomatis jika pengguna meninggal dunia dan berhenti menggunakannya.

Selamat mencoba. (*/ruslan)

 

BACA JUGA: Smartphone Anda Lemot? Ini Lima Cara Mudah Perbaiki Masalah Kecepatannya

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong