Logo Saibumi

Soal Jembatan Rp 1,5 Miliar Ambrol, DPRD Lamteng Akan Bawa ke Ranah Hukum

Soal Jembatan Rp 1,5 Miliar Ambrol, DPRD Lamteng Akan Bawa ke Ranah Hukum

Anggota Komisi III DPRD Lamteng Hakki | Foto: Istimewa

Saibumi.com (SMSI) Lampung Tengah - DPRD Lampung Tengah (Lamteng) menuding ambrol dan rusaknya bangunan jembatan di Desa Negeri Jaya, Kecamatan Selagai Lingga yang baru kelar dikerjakan November 2019 lalu, akibat kurangnya pengawasan dari Dinas PU Bina Marga Lamteng.

Anggota Komisi III DPRD Lamteng, Hakki, mengatakan, Dinas PU Bina Marga tidak menjalankan fungsi pengawasannya.

BACA JUGA: Hadapi Cuaca Ekstrem, Bupati Lampung Tengah Minta BPBD Siap Siaga

Padahal kata politisi PDIP itu, anggran untuk pengawasan telah disiapkan.

"Ini saya lihat semua 'tutup mata'. Dinas PU tidak menjalankan fungsi pengawasannya. Padahal dana pendamping untuk pengawasan itu ada, tetapi kenapa rekanan masih mengerjakan proyek secara asal-asalan," ujarnya, Kamis, 9 Januari 2020.

Dalam waktu dekat, Komisi III akan memanggil Dinas PU Lamteng dan rekanan proyek untuk dimintai keterangan.

Hakki juga mengatakan akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum.

"Kita minta BPK dan kejari ikut turun memantau masalah ini," imbaunya.

Terpisah, Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, Roby Cahyadi, mendorong DPRD Lamteng menjalankan tugas pengawasannya.

Dosen Fisip Unila ini mengatakan DPRD sebagai pengawas harus melihat satu-satu kualitas pekerjaan di dinas atau OPD yang menjadi mitra komisi masing-masing.

"Bila ditemukan kejanggalan dan ketidaksesuaian antara rencana anggaran dan hasil pekerjaan, teliti dan laporkan ke pihak yang berwajib," tegasnya.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak rekanan ataupun Dinas PU Lamteng.

Saibumi.com berulangkali mencoba menghubungi Kepala Dinas PU Lamteng, Ismail, namun belum juga tersambung.

Disambangi ke kantor dinas pun tidak temui.

"Kepala Dinas (Ismail) belum masuk," ujar salah satu staf di Dinas PU Lamteng.

Sebelumnya diberitakan bangunan jembatan di Desa Negeri Jaya, Kecamatan Selagai Lingga yang baru kelar dikerjakan November 2019 lalu kondisinya kini ambol, rusak, dan berlubang.

Diketahui, bangunan jembatan itu menghabiskan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Lamteng 2018.

Anggota Komisi III yang mengetahui hal tersebut lakukan sidak ke lokasi.

"Kita dapat laporan dari masyarat, hari ini kita cek ke lokasi," kata Anggota Komisi III DPRD Lamteng Husnul Huda, Selasa, 7 Januari 2020.

Pihaknya akan segera memanggil pihak ketiga pemenang tender tersebut.

"Dalam waktu singkat kita akan panggil kontraktor pemenang lelang untuk dimintai pertanggung jawaban," ungkapnya.

Huda juga meminta Pemkab melalui Dinas PU Binamarga Lamteng untuk mengevaluasi semua bangunan yang menggunakan dana APBD Lamteng.

"Pihak-pihak terkait harus selektif untuk menunjuk pemenang lelang tender yang akuntabel, agar APBD yang berasal dari rakyat benar-benar digunakan dengan sebaik-baiknya," imbaunya. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com: Sansurya

BACA JUGA: Pelaku Curas di Jalinsum Lamteng Diamankan Polsek Terbanggi Besar

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong