Logo Saibumi

Sidak Bahan Pangan, DKP Temukan 10 Bungkus Kerupuk Mengandung Boraks

Sidak Bahan Pangan, DKP Temukan 10 Bungkus Kerupuk Mengandung Boraks

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Lampung menggelar inspeksi mendadak (sidak) di beberapa pusat perbelanjaan di Bandar Lampung sejak Kamis, 19 Desember 2019. Foto: Eva Suryani/Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Jelang libur Natal 2019 dan tahun baru 2020 (Nataru), Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Lampung menggelar inspeksi mendadak (sidak) di beberapa pusat perbelanjaan di Bandar Lampung sejak Kamis, 19 Desember 2019.

Adapun kegiatan sidak guna pemantauan dan pengawasan pangan hari ini yang dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas (SPT) Gubernur Lampung Nomor: 825/3725/V.09/2019.

Sidak dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Lampung bersama Tim Koordinasi Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Provinsi Lampung yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Perkebunan, Dinas Kelautan dan Perikanan, BPOM, Balai Veteriner Lampung, dan Lembaga Sertifikasi Produk, melakukan sidak di satu pasar tradisional yakni Pasar Tugu, dan dua pasar modern, yaitu Hypermart dan Transmart Bandar Lampung.

BACA JUGA: Tekan Lonjakan Harga Pangan Jelang Nataru, Pemprov Lampung Gelar Pasar Murah

Menurut Kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung, Oktovia Hafid, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemantauan dan pengawasan keamanan pangan di Lampung menjelang Nataru.

"Kegiatan kali ini dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat Lampung dalam mengkonsumsi pangan, baik itu pangan segar, olahan, maupun siap saji, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan nasional," tandasnya.

Sementara itu Ali Subaidi, Kepala DKP sekaligus selaku Ketua Tim Koordinasi JKPD Provinsi Lampung dalam rilisnya menyatakan bahwa salah satu tugas negara adalah memberikan rasa aman kepada warganya, termasuk didalamnya adalah dalam mengonsumsi makanan.

"Salah satu tugas negara adalah memberikan rasa aman kepada warganya, termasuk didalamnya adalah dalam hal konsumsi makanan. Dengan kita melakukan sidak secara terbuka, masyarakat dapatkah merasakan betul kehadiran negara, khususnya Pemerintah Provinsi Lampung ditengah-tengah masyarakat melakukan pengawasan." tegasnya.

Dari hasil sidak di ketiga pusat perbelanjaan tersebut didapati 10 bungkus kerupuk yang mengandung boraks, dan langsung disita oleh petugas, sedangkan kepada penjual dilakukan pembinaan.

Namun demikian untuk bahan makanan lainnya, Ali Subaidi mengumumkan bahwa tidak ditemukan zat berbahaya seperti formalin, pestisida, dan lainnya dalam kandungan makanan yang dilakukan uji cepat di ketiga lokasi tersebut.

Adapun bahan makanan yang diuji diantaranya adalah daging ayam, cumi, ikan, ikan asin, teri, brokoli, bayam, terong, tomat, cabai, serta berbagai sayuran dan buah-buahan lainnya.

Sementara itu, Andi Srijumaini (51), warga jalan Antasari, Bandar Lampung menyatakan sangat senang dengan kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

"Saya senang banget ya ada kegiatan seperti ini, kita masyarakat jadi nggak perlu was-was kalau mau belanja. Apa lagi tadi langsung diuji di tempat dan masyarakat bisa melihat hasilnya. Terimakasih untuk Pemprov Lampung," ungkapnya.

Ia berharap sebagai masyarakat, sidak yang dilakukan benar-benar ada tindak lanjut sebagai bentuk pengawasan pangan, bukan hanya sekali gelar sidak saja. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Eva Suryani.

BACA JUGA: Memasuki Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 887.603 Ton Pupuk Bersubsidi

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong