Logo Saibumi

Tahun Depan 300-an Paket Proyek di Bandar Lampung Ngantri Dilelang

Tahun Depan 300-an Paket Proyek di Bandar Lampung Ngantri Dilelang

Kepala Unit Layanan Pengadaan Barang Jasa (ULPBJ) Kota Bandar Lampung, Soni Rahadhiyan. Foto: Siska Purnama Sari/Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Kepala Unit Layanan Pengadaan Barang Jasa (ULPBJ) Kota Bandar Lampung, Soni Rahadhiyan, menyebut tahun depan ada lebih dari 300 proyek yang akan dilelang. Hal ini berdasarkan data yang sudah masuk di ULPBJ.

"Itu yang sudah masuk untuk data 2020, memang kemungkinan ada 308 paket khusus Dinas PU. Kemarin ada sounding dari Dinas Pendidikan mau lelang juga 14 paket konsultan dan pengawas, namun otomatis fisiknya akan lebih dari 14 paket," ujar Soni di ruang kerjanya, Senin, 16 Desember 2019.

Beberapa dinas lain pun sudah melakukan klarifikasi ke LPBJ untuk turut melakukan lelang proyek pengadaan barang dan jasa di Kota Bandar Lampung pada tahun anggaran 2020.

"Sudah klarifikasi ke sini juga BKKBN ada 1 paket, Dinas Pertanian 1 paket, Kominfo juga masih ada 1 paket. Bagian Umum ada 1 paket outsourcing dan Dinas Perhubungan rencananya 4 paket marka jalan," ungkapnya.

Saat ini sudah berjalan dan dalam Perpers boleh melaksanakan tender untuk 50 hari, pengawas dan konsultan 20 hari.

"Diizinkan secara peraturan, hanya saat belum ke luar perda dan perwali belum bisa kontrak jadi batasan melaksanakan laporan hasil pelelangan saja," kata Soni.

Soni mengutarakan, sepanjang tahun 2019, ULPBJ Kota Bandar Lampung mencatat ada sebanyak 400 paket yang dilelang dengan nominal Rp524,450 miliar dari Januari sampai November. Proyek terbanyak dipegang oleh Dinas PU dalam hal perbaikan infrastruktur.

"Jumlah paket setiap tahun kisaran 400-an paket yang ditenderkan, untuk pekerjaan yang dilakukan di Kota Bandar Lampung. Dengan kontrak pekerjaan yang ditenderkan di Kota Bandar Lampung keseluruhan senilai Rp524,450 miliar," ungkapnya.

Dikatakan Soni, jumlah paket yang dilelang melalui LPJB di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) mengunakan Sistem Informasi Kerja Penyedia Jasa (SIKAP) itu, didominasi oleh Dinas PU dan Dinas Pendidikan

"Dinas PU kisaran 320 paket, untuk Dinas Pendidikan 40-an paket konsultan dan pengawasan, ketiga Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, dan yang lainnya kisaran 2 sampai 5 paket, merata," ucap Soni.

Jumlah 400 paket itu, ujar Soni, khusus yang di tenderkan ke LPSE SIKAP. Jika bentuk proyeknya non tender, tidak dikerjakan LPJB melainkan dilakukan OPD masing-masing mengunakan Pejabat Pengadaan

"Itu data seyogyanya pengadaan langsung paket yang dilelang dengan nilai Rp200 juta ke bawah barang jasa lainnya kontruksi itu masing-masing OPD, agar mereka bisa terekap dengan baik oleh mereka," pungkasnya. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Siska Purnama Sari.

BACA JUGA: 2.507 Pendaftar CPNSD Kota Bandar Lampung Lolos Administrasi, yang Gagal Bisa Ajukan Sanggahan

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong