Logo Saibumi

Gelar Evaluasi Kerja, BNNP Lampung Libatkan Masyarakat

Gelar Evaluasi Kerja, BNNP Lampung Libatkan Masyarakat

Kabid P2M BNNP Lampung, Ahmad Alamsyah (kanan). Foto: Siska Purnama Sari/Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI Lampung), Bandar Lampung - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung melakukan monitoring dan evaluasi program kerja, pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN selama tahun 2019.

Kabid P2M, Ahmad Alamsyah, mengatakan di dalam kegiatan ini BNNP mengundang beberapa organisasi kemasyarakatan dan pegiat antinarkoba di Lampung. Mereka dilibatkan dalam mengevaluasi program kerja selama 2019 dan rencana program tahun mendatang.

"Dalam kesempatan ini atas nama BNN Provinsi, kami mengucapkan terimakasih kepada media massa dalam hal publikasi. Dan kepada organisasi yang telah melaksankan sosialisasi dengan baik, membantu BNN bersama melaksanakan kegiatan pencegahan," kata Alamsyah, Rabu, 11 Desember 2019.

Dalam diskusi BNN bersama PKBI, GAN, Granat, GPAN, dan Kesbangpol Provinsi Lampung membahas evaluasi metode sosialisasi dan berapa banyak sosialiasi yang telah dilakukan organisasi tersebut.

"Kegiatan sosialidasi apa, di mana dan di beberapa tempat itu kami tanyakan. Selain itu model sosialisai yang akan dirubah. Ya semua berupa sharing kerja saja, melihat apa yang sudah dikerjakan dan menyusun yang akan dikerjakan," paparnya.

Terlepas dari itu, kata Alamsyah, BNNP berharap adanya partisipasi masyarakat dalam menghentikan peredaran narkoba. Pasalnya, masyarakat memiliki hak untuk ikut mencegah peredaran narkoba, baik di lingkungan tempat tinggal, maupun di lingkup keluarga.

"Berantas dilakukan pemerintah, cegah oleh masyarakat dan rehabilitasi dari swasta. Mobilisasi ini harus terus berjalan, semua berperan," ucapnya.

Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya memobilisasi seluruh sumber daya yang ada. Di mana peran serta masyarakat tercantum dalam UU 35/2019, dan Perda BNN RI 6/2010 tentang wadah peran serta masyarakat.

"Masayarakat mempunyai kesempatan seluas-luasnya untuk berperan menghentikan dan mencegah narkoba di lingkungan sekitar sesuai dengan kapasitas kita, masyarakat yang melaporkan mendapatkan perlindungan hukum. Jika masyarakat tidak mau dan sudah menolak narkoba, lambat laun bisnis ini akan bangkrut sendiri," pungkasnya. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Siska Purnama Sari.

BACA JUGA: Oknum Pol PP Provinsi Rusak Gedung KONI Saat Atlet PON Tes Fisik

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong