Logo Saibumi

Ayah Tiri di Lampung Tengah Diduga Perkosa Anaknya Lima Kali

 Ayah Tiri di Lampung Tengah Diduga Perkosa Anaknya Lima Kali

Petugas menunjukkan terduga pemerKosa anak tiri. Foto IST

Saibumi.com (SMSI Lampung) Lampung Tengah — Meski sudah berusia lanjut dan berstatus sebagai ayah tiri, namun perilaku Sumani (65) warga Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah tak pantas ditiru.

Dengan modus selalu mengancam korban, Sumani justru dengan tega berkali-kali melakukan tindakan itu persetubuhan terhadap RS (15) yang tak lain berstatus anak tirinya.

BACA JUGA: Operasi Cempaka 2019, Polsek Kota Agung Tanggamus Amankan PSK dan Belasan Botol Miras

Sudah lima kali melakukan persetubuhan terhadap RS sejak dua bulan lalu, akhirnya perbuatan Sumani berhasil terungkap setelah kakak korban PK (28) melapor ke kepolisian.

Menurut PK, adiknya itu terus murung dan kerap mengurung diri. Karena merasa terancam ia tak pernah menceritakan apa yang menimpanya kepada kerabatnya.

Namun, pada suatu hari, RS menceritakan perbuatan Sumani ke saudara perempuannya. Mendapat cerita RS, kemudian hal itu diceritakan kembali kepada PK.

“Saya mendapat cerita dari saudara saya, kalau adik saya (korban) mendapat perbuatan kekerasan seksual dari pelaku (Sumani). Kemudian apa yang saya dengar saya tanya kepada adik saya, dan ternyata itu benar,” kata PK, Jumat, 6 Desember 2019.

Setelah dilakukan pemeriksaan ke Puskesmas, ternyata hasilnya ada sobek bekas benda tumpul di bagian kemaluannya. Setelah itu, ia laporkan kepada kepolisian.

“Kalau penjelasan adik saya, dia (Sumani) sudah lima kali melakukan itu ke adik saya. Pantas selama ini dia (korban) kerap mengurung diri dan jarang mau keluar rumah,” bebernya.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lamteng Eko Yuwono menyebutkan, pelaku melakukan perbuatan persetubuhan kepada korban, saat pagi dan siang hari, atau ketika rumah dalam kondisi sepi.

“Pelaku melancarkan aksinya ketika rumah kosong, ia selalu masuk ke kamar korban, membekap korban lalu melakukan persetubuhan, diketahui sudah sebanyak lima kali,” terang Eko Yuwono.

Pelaku mengancam korban supaya tidak menceritakan perbuatannya kepada orang lain. Apabila korban melapor, maka Sumani mengancam akan memukul ibunya.

Korban kata Eko, saat ini masih dalam kondisi trauma dan takut. Siswa SMP itu saat ini masih diamankan di rumah aman Bandar Lampung. LPA juga telah melakukan pendampingan untuk memulihkan kondisi korban.(*)

 

Laporan Reporter Saibumi.com Sansurya

BACA JUGA: Danposmat TNI AL Flores Timur Amankan Terduga Pengebom Ikan

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong