Logo Saibumi

Polsek Cukuh Balak Tangkap DPO Kasus Pemerkosaan Polda Banten

Polsek Cukuh Balak Tangkap DPO Kasus Pemerkosaan Polda Banten

DPO kasus pemerkosaan di wilayah hukum Polda Banten dibekuk Polsek Limau Polres Tanggamus. Foto: Rusdi/Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI Lampung), Tanggamus - Pria berinisial Ripan (27), seorang terduga pelaku pemerkosaan terhadap ibu rumah tangga (IRT) berinisial Tini (35) warga Desa Cilowong Kecamatan Taktakan Kota Serang Provinsi Banten dibekuk Polsek Limau Polres Tanggamus.

Pasalnya Ripan yang merupakan warga Pekon Banjar Negeri Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus itu kabur ke Cukuh Balak setelah melakukan pemerkosaan di wilayah hukum Polda Banten.

Kapolsek Cukuh Balak Polres Tanggamus Ipda Eko Sujarwo mengatakan pelaku ditangkap berdasarkan pelaporan korban di Polda Banten dan informasi keluarga korban bahwa Ripan merupakan warga Cukuh Balak.

"Berdasarkan hal tersebut dan penyelidikan. Benar pelaku telah pulang ke rumahnya di Pekon Banjar Negeri Kecamatan Cukuh Balak, malam tadi, Kamis (4 Desember 2019) pukul 20.00 WIB," kata Ipda Eko Sujarwo melalui Whatsapp, Jumat, 6 Desember 2019 pagi.

Guna proses penyidikan lebih lanjut di Polda Banten, saat ini pelaku telah diserahkan ke Polres Tanggamus menunggu penjemputan pihak Polda Banten.

"Intinya, kami hanya melakukan pengamanan sementara berdasarkan hasil koordinasi dengan Polda Banten, dikarenakan TKP pemerkosaan berada di wilayah Polsek Taktakan Polres Serang Kota Polda Banten. Pelaku akan diserahkan kesana oleh Polres Tanggamus," pungkasnya.

Terpisah Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas membenarkan bahwa pelaku telah diamankan sementara di Polres Tanggamus setelah diserahkan oleh Polsek Cukuh Balak malam tadi.

Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi yang datang langsung dari Banten, perkosaan terhadap korban terjadi pada Sabtu, 31 Agustus 2019 sekitar pukul 03.00 WIB di gubuk Pertanian di Desa Taktakan Kecamatan Taktakan Kota Serang, Provinsi Banten.

Adapun modus operandi pelaku Ripan melakukan kejahatannya dengan cara mengaku bisa mengobati penyakit dan mengatakan kalau suami pelapor terkena santet bulu babi. Hal itu setelah ia menginap di rumah korban selama dua hari.

"Pelaku telah menginap di rumah ayah korban selama dua hari, ia datang menemui korban yang juga tinggal di rumah itu mengajak mengambil obat guna mengobati suaminya dan menyuruh korban membawa pisau, air minum dan buku Yasin. Sesampainya di gubuk persawahan, lalu memperkosa korban dengan ancaman pisau," jelasnya.

Kasat menegaskan, berdasarkan koordinasi dengan Polda Banten, pelaku diserahkan kesana oleh Unit PPA Satreskrim Polres Tanggamus.

"Siang ini juga, pelaku diantarkan ke Polda Banten oleh unit PPA," pungkasnya. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Rusdi.

BACA JUGA: Satresnarkoba Polres Tanggamus Bekuk Pemilik Lima Paket Sabu

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong