Logo Saibumi

Serangan Kilat Yontaifib Marinir Bebaskan Sandera di Dermaga Caligi Pesawaran

Serangan Kilat Yontaifib Marinir Bebaskan Sandera di Dermaga Caligi Pesawaran

Latihan gabungan Batalyon Intai Amfibi lanjutan TW IV 2019, di Dermaga Caligi Teluk Pandan, Pesawaran Lampung, Selasa, 3 Desember 2019. Foto: Istimewa

Saibumi.com (SMSI Lampung) Pesawaran - Sebanyak 150 prajurit gabungan Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) 1 Marinir Jakarta, Yontaifib 2 Marinir Surabaya dan Yontaifib 3 Marinir Sorong menggelar latihan gabungan Batalyon Intai Amfibi lanjutan TW IV 2019, di Dermaga Caligi Teluk Pandan, Pesawaran Lampung, Selasa, 3 Desember 2019.

Latihan ditinjau langsung Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI Marinir Suhartono yang diwakili Asisten Operasi Korps Marinir kolonel Marinir Y. Rudi Sulistyanto didampingi oleh Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Ahmad Fajar dan Komandan Komando Latih Korps Marinir Kol Suliono beserta jajaran Kolatmar.

Turut Hadir dalam peninjauan latihan tersebut komandan Lanal Lampung, Wadan Brigif 4 Mar/BS dan para Perwira jajaran Brigif 4 Mar/BS.

Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Ahmad Fajar mengatakan, latihan gabungan ini di bagi menjadi tiga tim, yaitu tim alfa, bravo, charlie, echo dan delta dengan tugas yang berbeda beda. Ini merupakan kegiatan rutin yang digelar Korps Marinir.

"Kegiatan latihan ini diawali dengan combat free fall oleh Tim Alpa yang di pandu oleh tim echo menuju titik awal ke sasaran musuh," katanya.

Kemudian, Lanjut Kolonel Fajar, tim bravo melaksanakan rubber duck operation (RDO) di tengah laut yang di pandu oleh tim echo menuju sasaran, disaat gempuran dari tim bravo dari arah laut ke sasaran musuh.

"Selanjutnya tim alpa melumpuhkan Sasaran dan dilanjutkan dengan gerakan cepat, tepat dan taktis dalam pembebasan sandera," ungkapnya.

Pada waktu yang bersamaan, lanjutnya, tim delta melaksanakan fast rope di sekitaran sasaran dan ikut melaksanakan bantuan tembakan dan penghancuran kesasaran musuh, setelah musuh dapat dilumpuhkan dalam hitungan menit segera berlalu dengan gerakan sigap melaksanakan eksfiktrasi teknik stabo.

"Musuh dapat dilumpuhkan, selanjutnya dengan  gerakan cepat dan taktis tim alfa membawa sandera ke tempat pengunduran," pungkasnya. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Siska Purnama Sari

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong