Logo Saibumi

Polsek Terbanggi Besar Lampung Tengah Bongkar Prostitusi Anak, Dijual ke Teman

Polsek Terbanggi Besar Lampung Tengah Bongkar Prostitusi Anak, Dijual ke Teman

Foto: Istimewa

Saibumi.com (SMSI Lampung) Lampung Tengah--Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Terbanggi Besar, Lampung Tengah (Lamteng) membongkar kasus prostitusi atau pemberantasan perdagangan orang/human trafficking dan persetubuhan, dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur.

Pelaku, Indrawan (20) warga Kampung Sulusuban, Seputih Agung diamankan aparat kepolisian atas dugaan kasus tersebut.

Kapolsek Terbanggi Besar, AKP Riki Ganjar Gumilar, mengatakan pengungkapan kasus berdasarkan laporan Lp/ 782-B/XI/2019/POLDA LPG/RES LAMTENG/SEK TEBAS, Tanggal 19 November 2019.

"Pengungkapan kasus ini dalam rangka Operasi Cempaka Krakatau 2019. Tersangka kita amankan pada Selasa, 26 November 2019, di Kecubung, Terbanggi Besar," kata dia, Kamis, 28 November 2019.

Dijelaskan, prostitusi ini terjadi sejak Oktober 2019 lalu di Kampung Sulusuban dengan korban berinisial DS (15). Menurutnya, DS dan tersangka saling mengenal (sahabat). Namun tersangka menjual DS kepada teman-temannya.

"Korban sekitar satu minggu tinggal bersama dengan tersangka di rumahnya. Di tempat itu, tersangka menjual korban kepada rekan-rekannya dengan harga kisaran Rp 300 ribu sampai 500 ribu," terang Kapolsek.

Saat ini tersangka diamankan di Mapolsek Terbanggi Besar guna penyidikan lebih lanjut. Selain tersangka, barang bukti yang juga ikut diamankan ialah pakaian korban pada saat menjadi korban perdagangan orang.

Unutuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka dijerat Pasal 2 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberatan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan pasal 81 Jo 76D dan 82 Jo 76E UU 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman hukumannya minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara,"ujar kapolsek.

Tersangka mengaku telah menjual korban kepada rekan-rekannya. Ia mengatakan sedikitnya10 orang rekannya yang telah memakai korban.

"Tarifnya Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu," kata pria lulusan SMP, yang mengaku sudah tiga kali menikmati tubuh korban. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com: Sansurya

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong