Logo Saibumi

Rasakan Sensasi Belanja dari Atas Perahu di Pasar Lok Baintan Banjarmasin

Rasakan Sensasi Belanja dari Atas Perahu di Pasar Lok Baintan Banjarmasin

Sejumlah perahu pedagang di Pasar Lok Baintan, Sungai Martapura, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Foto: Putri Purnamasari/Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI Lampung), Banjarmasin - Pasar terapung atau pasar apung merupakan salah satu wisata ikonik dari kota yang memiliki julukan Kota Seribu Sungai. Rasanya kurang ketika berkunjung ke Banjarmasin, namun tidak mampir ke sana.

Pasar tradisional biasanya berada di daratan dan di tengah-tengah penduduk suatu kota, namun tidak dengan Banjarmasin. Kota ini mempunyai pasar dengan julukan pasar terapung yakni Pasar Lok Baintan. Berlokasi di Sungai Martapura.

Pasar yang hanya beroperasi sejak pukul 06.00 hingga 08.00 WITA ini mengharuskan pengunjung bangun lebih awal untuk bisa menikmati sensasi belanja di atas perahu. 

Saibumi.com bersama rombongan dari Lampung berangkat dari penginapan, yaitu Montana Hotel Banjarbaru sekitar pukul 04.30 WITA, dan langsung menuju ke Siring Kota Banjarmasin. Lalu perjalanan dilanjutkan menggunakan perahu kelotok yang mampu menampung 25 penumpang.

Kala matahari belum bersinar, para pemilik kelotok sudah siap di perahunya menanti pengunjung tiba. Kami menaiki kapal klotok milik Udin. Ia sudah puluhan tahun menjadi penarik kelotok, karena pasar terapung tak pernah sepi pengunjung sepanjang tahun.

Kada pernah sepi lah Bu, ini kemarin saya antar jua rombongan bule dua kapal,” ujarnya dengan logat khas Banjar.

Setelah berbincang, Ia pun meminta kami untuk masuk ke dalam kapal karena akan segera berangkat menuju Pasar Terapung.

Kabut tebal masih menyelimuti permukaan sungai pagi itu, selama perjalanan pemandangan rumah apung serta keramba milik warga yang dapat dilihat. Lalu lalang perahu pun ramai, ada yang membawa hasil sungai bahkan ada yang mengantar anak ke sekolah.

Satu jam perjalanan sudah dilewati, dari jauh terlihat perahu kecil dengan muatan berupa buah-buahan segar, makanan, minuman, pernak-pernik khas Kalimantan Selatan dan hasil bumi lainnya. Mayoritas pedagang di pasar apung merupakan wanita.

Tak lama, banyak perahu-perahu kecil yang menghampiri kami. Mereka berebut untuk menawarkan dagangannya.

“Jeruk bu satu keranjang Rp30 ribu aja, ada juga nasi kuning Rp5 ribuan aja. Mau kah?” Ujar pedagang yang saling bersautan.

Sungguh perjalanan wisata yang sangat menyenangkan, selain bisa menikmati kuliner khas Banjar dengan cara yang unik, pengunjung juga bisa naik ke perahu kecil untuk berkeliling sungai.

Tapi, jangan asal saat menaiki perahu milik para pedagang, karena kalau salah posisi bisa mengakibatkan perahu terbalik. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Putri Purnamasari.

BACA JUGA: Audisi Liga Dangdut Indosiar di Lampung Diikuti Ratusan Peserta

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong