Logo Saibumi

Ingin Melamar CPNS 2019? Ini Contoh Surat Lamarannya

Ingin Melamar CPNS 2019? Ini Contoh Surat Lamarannya

Foto: Istimewa

Saibumi.com (SMSI Lampung) - Pendaftaran CPNS 2019 telah dibuka sejak Senin, 11 November 2019, malam.

Salah satu persyaratan yang wajib dipenuhi untuk mendaftar CPNS adalah membuat surat lamaran.

BACA JUGA: Menpan RB Pertimbangkan Pangkas Jabatan Camat dan Lurah

Surat lamaran menjadi salah satu persyaratan penting yang wajib dipenuhi pelamar.

Surat lamaran tersebut selanjutnya diunggah melalui laman resmi penerimaan CPNS.

Format surat lamaran antar instansi baik pusat maupun daerah bisa saja berbeda-beda. Sebab tidak ada standar khusus dalam pembuatan surat lamaran yang ditetapkan pemerintah pusat.

Salah satu contohnya adalah BNP2TKI yang mewajibkan pelamar mengunggah surat lamaran tulis tangan. Syarat surat lamaran tulis tangan bisa saja berbeda dengan syarat instansi lain.

Format surat lamaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)

Biasanya format surat lamaran telah diberikan oleh tiap instansi. Sayangnya, tak semua instansi menyertakan format surat lamaran.

Secara umum, dalam surat lamaran tersebut berisi identitas jelas sang pelamar. Mulai dari nama, tempat dan tanggal lahir, jenjang pendidikan, alamat, nomor telepon hingga jabatan yang dilamar.

Pada bagian bawah, pelamar diminta untuk membubuhkan tanda tangan diatas materai Rp 6.000.

Bagi pelamar dianjurkan untuk membaca dokumen pengumuman penerimaan CPNS yang diterbitkan oleh tiap instansi, sehingga pelamar dapat membuat surat lamaran dengan benar sesuai dengan format yang diinginkan oleh instansi.

Passing Grade Turun

Di sisi lain, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menjelaskan, turunnya ambang batas nilai kelulusan tes penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 disebabkan adanya formasi yang tidak terisi pada penerimaan tahun sebelumnya.

Meskipun ambang batas nilai kelulusan tes CPNS turun, Tjahjo memastikan itu tidak akan mempengaruhi penurunan kualitas CPNS yang lolos tes.

Untuk menyeimbangkan penurunan passing grade tersebut, pemerintah menambahkan soal-soal menyangkut pencegahan radikalisme dalam sesi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

“Kemarin itu sampai ada beberapa kabupaten dan kota yang tidak ada yang lulus, kan kasihan juga. Di satu sisi kami butuh pegawai, tapi di sisi lain dari hasil tes itu, (standar) soalnya ketinggian,” kata Tjahjo, usai menemui Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Kantor Wapres Jakarta.

“Ada soal mengenai radikalisme masuk di wawasan kebangsaan, juga mengenai Pancasila, mengenai ancaman-ancaman secara umum,” tambahnya.

Tjahjo Kumolo telah menandatangani Peraturan Menteri PANRB Nomor 24 Tahun 2019 mengenai Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019.

Ambang batas nilai kelulusan tes CPNS jalur umum dibagi dalam tiga kategori, yakni Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan TWK.

Pada penerimaan 2018, ambang batas nilai kelulusan untuk TKP sebesar 143, TIU 80 dan TWK 75. Sedangkan penerimaan 2019, ambang batas nilai kelulusan untuk TKP menjadi 126, TIU 80 dan TWK 65.

“Kami terus meng-update setiap hari, sampai passing grade-nya semalam sudah saya teken,” ujarnya. (*/ruslan)

BACA JUGA: Jokowi: Jangan Ada yang Coba Halangi Saya, Pasti Saya Gigit

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong