Logo Saibumi

Ini Lima Kebiasaan 'Buruk' yang Bagus untuk Kesehatan, Simak

Ini Lima Kebiasaan

Foto; Ilustrasi/istimewa

Saibumi.com (SMSI Lampung) - Ahli psikologi mengatakan setidaknya membutuhkan waktu 21 hari untuk membentuk kebiasaan baru.

Ada juga yang tidak sepakat, seperti menurut penelitian kebiasaan baru terbentuk setelah 66 hari aktivitas dilakukan dengan konsisten.

Alih-alih membentuk, menghilangkan kebiasaan jelek justru yang lebih sulit. Apalagi kebiasaan yang kita punya cenderung buruk dan tidak etis.

Tapi tidak semua kebiasaan buruk harus dihilangkan loh, karena ada beberapa kebiasaan yang ternyata baik untuk kesehatan, seperti melansir Times of India dan Suara.com -- jaringan Saibumi.com, Rabu, 30 Oktober 2019.

1. Mengunyah permen karet

Pada sebagian orang ada yang kesehariannya terbiasa memakan permen karet, mereka merasa tidak percaya diri tanpa permen karet. Padahal kebiasaan ini kerap dilarang orang tua untuk dilakukan anak, karena termasuk kebiasaan buruk.

Tidak selamanya buruk, karena permen karet lebih baik dari minum kopi. Mengunyah permen karet bisa melatih fokus, mempertajam memori, mengurangi stres, dan membantu menyeimbangkan hormon dengan meningkatnya kadar kortisol.

2. Kentut

Membicarakan kentut atau keluarnya angin dari lubang anus membuat banyak orang malu untuk membicarakannya. Bahkan, saat di tempat umum orang lain rela menahannya hingga berjam-jam.

Padahal normalnya tubuh bisa melepaskan gas setidaknya 14 kali dalam sehari, dan 3 hingga 5 kali di antaranya pada malam hari.

Kentut adalah hasil dari sistem pencernaan kita yang bisa menghasilkan gas karbondioksida dan metana saat mencerna makanan. Nah, kebiasaan kentut ini akan membantu keluarnya gas-gas ini dari perut, karena jika di biarkan dapat memicu sakit perut dan kembung.

3. Sendawa

Kebanyakan orang akan merasa kesal bahkan cenderung jijik saat mendengar orang lain bersendawa setelah makan besar. Tapi, kebiasaan ini cukup baik loh, karena menahan sendawa akan membuat gas yang seharusnya keluar malah menyebabkan nyeri dada.

Bersendawa juga bisa menghilangkan udara di perut kita. Nah, yang patut waspada nih saat sendawa berlebihan dan terlalu banyak, disarankan untuk periksakan diri ke dokter, karena itu bisa jadi gejala penyakit asam lambung.

4. Menggigit Kuku

Setiap orang pasti pernah melihat orang yang hobi mengigit kuku, baik itu karena khawatir ataupun ketakutan. Bahkan, beberapa diantaranya kuku juga ikut di makan, dan buat kebanyakan orang itu adalah kebiasaan buruk.

Tapi tahukah? Jika kebiasaan ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh loh, khususnya saat melawan infeksi. Ini karena tubuh memiliki ingatan terhadap bakteri.

Nah, saat ada bakteri dari kuku, tubuh akan mengeluarkan limfosit dan mengalahkan bakteri tersebut. Disebutkan juga orang yang mengigit kuku atau menghisap jempol berisiko kecil terkena alergi.

5. Buang air kecil saat mandi

Mandi biasanya dalam posisi berdiri di bawah guyuran air sower, masalahnya saat ingin buang air kecil ketika mandi orang akan membiarkan air seni keluar dalam posisi berdiri. Ini adalah kebiasaan jorok, karena air seni akan membasahi paha hingga kaki.

Tapi uniknya, kebiasaan yang dilakukan 75 persen orang ini tidak perlu merasa malu, karena kandungan asam urat dan amonia pada air seni bisa bantu mencegah infeksi jamur di jari-jari kaki. (*/ruslan)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong