Logo Saibumi

Dongkrak Kepesertaan Perangkat Kampung, BPJS Ketenagakerjaan Edukasi 40 Aparat Pekon di Pringsewu

Dongkrak Kepesertaan Perangkat Kampung, BPJS Ketenagakerjaan Edukasi 40 Aparat Pekon di Pringsewu

Sosialisasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi aparat pekon di aula Kolam Renang Paris, Pajaresuk, Pringsewu, Senin, 28 Oktober 2019. Foto: Windi Safitri/Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI Lampung), Pringsewu - Sebanyak 40 aparat pekon dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pringsewu, Kecamatan Gadingrejo dan Kecamatan Ambawara mengikuti sosialisasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi aparat pekon di aula Kolam Renang Paris, Pajaresuk, Pringsewu, Senin, 28 Oktober 2019.

Kepala BPJS ketenagakerjaan Cabang Bandar Lampung Heri Subroto mengatakan kegiatan ini untuk mengedukasi perangkat desa, sebab hingga saat ini pekon yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan masih sangat sedikit.

"Sementara mereka punya resiko yang harus dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Mudah-mudahan selesainya sosialisasi ini semua perangkat pekon di Pringsewu sudah terdaftar menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan," ujar Heri.

Dalam sosialisasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan sengaja mengundang pihak pemda yang diwakili oleh Wabup dan Kejari Pringsewu agar program jaminan sosisal ini dapat disinergikan.

"Semoga perangkat pekon tidak ragu lagi menggunakan anggaran desa untuk membantu, ikut atau membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. Hari ini kita mendorong supaya perangkat desa tidak ragu lain untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan", lanjutnya.

Ada pun empat program BPJS Ketenagakerjaan yaitu, jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM), jaminan hari tua (JHT) dan jaminan pensiun (JP).

Kemudian Kajari Pringsewu Asep Sontani mengatakan sosialisasi terpadu BPJS Ketenagakerjaan ke perangkat dan kepala pekon bertujuan memberikan perlindungan, keselamatan, kenyamanan dan kesejahteraan.

"Serta guna meningkatkan produktifitas tenaga pekerja agar dapat beraktivitas kerja yang baik dan berdasarkan peraturan perundangan-undangan. Salah satunya adalah Permendagri No 20 tahun 2018 tentang pengelolaan dana desa karena di Kabupaten Pringsewu ini masih banyak pekon yang belum mendaftarkan program BPJS Ketenagakerjaan. Saya berharap Kejari Pringsewu mendapatkan kuasa khusus dari BPJS ketenagakerjaan untuk kepala pekon dan perangkat pekon agar bisa mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan", harap Kajari Pringsewu.

Wabup Pringsewu Fauzi mengatakan sampai saat ini baru ada dua pekon dari dua kecamatan yang telah mengikutsertakan aparat pekonnya pada program BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Banyumas, di Pekon sinar Mulya dan Kecamatan Gadingrejo di Pekon Panjerejo.

"Saya berharap nantinya pada Kakon (kepala pekon) agar mengikuti amanah tersebut dan menganggarkan kegiatan pada BPJS Ketenagakerjaan. Selain mengikuti peraturan juga membuat semangat aparatur pekon," kata Fauzi.

Fauzi meminta pada 2020 seluruh pekon di Kabupaten Pringsewu menjadi pekon yang sadar BPJS Ketenagakerjaan," tandasnya.

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Bupati Pringsewu Fauzi itu, juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Pringsewu Rizky Raya, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pringsewu Djohndrawadi, Kadis Tenaga Kerja Kabupaten Pringsewu Suheriyanto, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Pringsewu Imam Haryono Syafei. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Windi Safitri.

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong