Logo Saibumi

Rusak Berat, Tiga Unit Ambulance RSUDAM Lampung Dibiarkan Mangkrak

 Rusak Berat, Tiga Unit Ambulance RSUDAM Lampung Dibiarkan Mangkrak

Mobil ambulance milik RSUDAM Lampung yang rusak terparkir di depan salah satu ruangan. Foto/Putri Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI Lampung) Bandar Lampung – Tiga unit mobil ambulance milik Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) tak beroperasi karena tak laik jalan.

Bahkan satu unit ambulance tersebut rusak berat akibat menabrak pembatas jalan.

Mobil jenazah jenis APV dengan nomor polisi BE 2329 BZ tahun 2015 yang rusak berat ini pembeliannya bersumber dari APBD. Mangkrak bersama mobil lain di salah satu sisi gedung RSUDAM.

Kepala Instalasi Ambulance dan Mobil Jenazah RSUDAM Rahmat Saifutra berujar, total 16 armada yang ada, 8 unit ambulance dan 8 unit mobil jenazah, ada 3 mobil yang terparkir di tempat berbeda.

Rahmat menjelaskan, ketiga mobil tersebut sudah tak layak pakai dan dibiarkan mengangkrak di samping gedung instalasi ambulance.

“Dari total armada yang kami miliki, ada 3 yang tidak dapat digunakan karena rusak. Satu mobil jenazah kecelakaan, nabrak trotoar jalan pulang dari antar jenazah dan yang dua memang rusak enggak layak jalan lagi,” ujar Rahmat, Rabu, 23 Oktober 2019.

Saat ditanya mengenai perhitungan tarif ambulance milik rumah sakit plat merah itu?

Ia menjelaskan, tarif ambulance mengikuti peraturan gubernur (Pergub) yang ada sejak tahun 2017. Perhitungan tarif berdasarkan jarak atau kilo meter yang ditempuh. Selain jarak tempuh, juga ada jenis biaya yang lain, yakni jasa dokter, jasa perawat, jasa sarana yang mencakup BBM dan pemeliharaan, serta jasa supir.

“Dan juga ditambah biaya-biaya yang lainnya,” ujarnya.

Ia mencontohkan, untuk perhitungan tarif ambulance dari RSUDAM ke Bakauheni dengan jarak tempuh kurang lebih 102 kilo meter, biaya yang harus dikeluarkan pasien atau keluarga pasien untuk pemakaian armada RSUDAM sebesar Rp 970 ribu.

Dengan perhitungan tarif ambulance dan atau mobil jenazah berdasarkan Pergub tersebut, keluarga pasien RSUADM  mengeluh atas tingginya tarif yang ditentukan.

Suhairi, pasien rawat inap di ruang Tulip gedung rawat inap penyakit jantung RSUDAM berharap, agar tarif ambulance serta mobil jenazah diperhitungkan lagi.

“Agar tak terlalu membebani pasien saat akan menggunakan armada milik rumah sakit tersebut,” ucapnya.(*)

 

Laporan Reporter Saibumi.com Putri

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong