Logo Saibumi

Yuk Bantu, Kayla Bayi Diagnosa Penderita Anemia dan Atresia Billier di RSUDAM Lampung

Yuk Bantu, Kayla Bayi Diagnosa Penderita Anemia dan Atresia Billier di RSUDAM Lampung

Kayla dan ibunya. Foto/Putri Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI Lampung) Bandar Lampung – Kayla Nadhifa Almaira, bayi perempuan mungil yang lahir di di Bangka Belitung enam bulan lalu kini terbaring lemah di salah satu ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung.

Setelah melakukan beberapa tindakan dan pemeriksaan, Kayla mungil didiagnosa menderita penyakit Anemia dan Atresia Billier.

Atresia Bilier merupakan gangguan saluran empedu pada bayi baru lahir yang cukup jarang ditemukan, namun tidak dapat disepelekan.

Jika saluran empedu mengalami gangguan maka empedu tidak bisa mengalir keluar dari hati, sehingga menyebabkan gangguan serius pada hati, bahkan hingga kehilangan fungsinya.

Saat ditemui di ruangan Alamanda RSUDAM, Imam Solikin (30), ayah Kayla yang merupakan putra kelahiran Lampung namun bekerja sebagai mekanik di sebuah bengkel mobil di Bangka Belitung menjelaskan, saat dalam kandungan janin dalam keadaan sempurna. Namun, setelah usia dua bulan mulai terlihat ada yang berbeda pada anaknya. Gejala awal yakni mata mulai menguning, perut membesar dan kaku serta pipi membengkak. Setelah gejala tersebut, Imam langsung membawa putrinya ke rumah sakit terdekat.

“Pas dalam kandungan pernah USG tiga kali, semuanya normal. Tapi pas dua bulan setelah lahir, ada gejala yang membuat saya dan istri panik terus langsung berangkat ke rumah sakit di Bangka Belitung,” ujarnya, Rabu, 23 Oktober 2019.

Setelah dirawat sekitar delapan hari di Bangka Belitung, akhirnya Kayla dibolehkan untuk pulang karena dinyatakan sudah jauh lebih baik keadaannya.

Dua bulan berselang, tubuh Kayla kembali menunjukan gejala-gejala seperti awal. Kali ini jauh lebih memprihatinkan, karena pembulu darah yang ada di pipi Kayla pecah mengakibatkan keluarnya banyak darah dari dinding-dinding pipi. Bukan hanya itu, perut Kayla juga membesar dan mengeras serta tubuh menguning.

Akhirnya, Imam memutuskan untuk membawa Kayla pulang ke kampung halamannya, yakni di Way Kanan, Lampung.

Setelah sampai di Way Kanan, tepatnya di desa Serpa Indah, Pakuan Ratu, Imam langsung membawa Kayla ke klinik terdekat. Namun, karena keadaan Kayla yang sudah sangat buruk saat itu, pihak klinik memberikan rujukan ke RSUDAM Bandar Lampung.

Saat ini, Kayla dan keluarga sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan untuk segala pembiayaan yang harus dikeluarkan. Menurut Imam, saat ini keluarganya sangat kesulitan dalam biaya, baik biaya sehari-hari ataupun biaya pengobatan. Karena, dokter sempat memberitahu, jika hasil USG yang akan dilakukan besok, Kamis 24 Oktober 2019  menyatakan positif Atresia Billier, maka harus melakukan cangkok hati. Biaya pencangkokan hati menurut informasi yang diterima Imam, tidak ditanggung BPJS Kesehatan.

“Kami kesulitannya biaya, karena kan rumah kami di Way Kanan jadi tidurnya di rumah sakit. Biaya makan dan perlengkapan Kayla seperti popok dan lainnya sangat kewalahan. Besok juga USG, semoga hasilnya negatif,” ujar Imam.

Bagi para dermawan yang ingin membantu keluarga Kayla, dapat mengunjungi langsung ke Ruang Alamanda lantai 2 RSUDAM Bandar Lampung.(*)

 

Laporan Reporter Saibumi.com Putri

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong