Logo Saibumi

Polsek Pulau Panggung Tangkap Tersangka Pembawa Belasan Kayu Sonokeling

Polsek Pulau Panggung Tangkap Tersangka Pembawa Belasan Kayu Sonokeling

Para tersangka pembalakan liar kayu sonokeling yang diamankan Polsek Pulau Panggung dibantu Tekab 308 Polres Tanggamus. Foto: Rusdi/Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI Lampung), Tanggamus - Polsek Pulau Panggung dibantu Tekab 308 Polres Tanggamus menangkap pelaku pembawa hasil pembalakan liar (illeggal logging) kayu sonokeling, Selasa, 22 Oktober 2019.

Dari tersangka berinisial H (30) warga Pekon Air Kubang, Air Naningan tersebut, diamankan 12 balok kayu jenis sonokeling yang berasal dari wilayah register 39 KPH Batu Tegi.

BACA JUGA: Kasus Pemotongan Dana Operasional KPPS Tanggamus Masuk Tahap Penyidikan

Upaya pengungkapan tersebut, membutuhkan beberapa hari penyelidikan, hingga aakhirnya berhasil ditangkap saat melintas di Pekon Datar Lebuay, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus.

Kapolsek Pulau Panggung Iptu Ramon Zamora, mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan dari warga HKM yang mengeluhkan aksi pembalakan liar di wilayah tersebut.

"Tersangka yang kita amankan, perannya sebagai supir L 300 yang mengangkut kayu jenis sonokeling tersebut dari wilayah register 39 itu, sekira pukul 21.00 WIB," kata Iptu Ramon mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SH. MH.

Iptu Ramon menjelaskan, dari penangkapan itu, pihaknya telah melakukan pengembangan terkait pemilik kayu sonokeling yang didapat dari wilayah register tersebut.

"Setelah kita dapatkan informasi, pihaknya langsung melakukan penggerebekan ke rumah tersangka pemilik kayu, namun pelaku sudah terlebih dahulu melarikan diri, dan telah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang)," terangnya.

Dilanjutkan Kapolsek, saat ini pihaknya telah menetapkan sebanyak empat orang tersangka yang berhasil kabur saat penggerebekan, termasuk sang pemilik kayu.

"Barang bukti yang berhasil kami amankan, 12 balok kayu sonokeling yang dimuat dalam kendaraan mobil L 300 dengan nomor plat palsu BE 8404 UP, tiga golok, mesin pemotong kayu kecil, sebuah senter, dua meteran, dua buah ponsel, dan sejumlah kunci mesin," ungkapnya.

Ditambahkan Kapolsek, pihaknya masih melakukan pengembangan terkait kasus pembalakan liar, yang diketahui sudah meresahkan masyarakat tersebut.

Atas perbuatannya melakukan pengangkutan kayu hasil pembalakan liar tersangka dijerat pasal 83 ayat 1 huruf B, UU RI nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan pengrusakan hutan.

"Ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda maksimal Rp2,5 miliar," pungkasnya. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Rusdi.

BACA JUGA: Pasca Dua Warga Diterkam, Masyarakat Dua Pekon di Tanggamus Ramai-Ramai Berburu Buaya

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong