Logo Saibumi

Rektor UBL M. Yusuf Sulfarano Barusman Resmi Sandang Gelar Profesor

Rektor UBL M. Yusuf Sulfarano Barusman Resmi Sandang Gelar Profesor

Suasana pengukuhan Rektor UBL M. Yusuf Sulfarano Barusman bergelar Profesor. Foto/Eva Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI Lampung) Bandar Lampung – Rektor Universitas Bandar Lampung (UBL) M. Yusuf Sulfarano Barusman resmi dikukuhkan menjadi guru besar (Profesor) di bidang ilmu manajemen Pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UBL.

Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah II Prof Slamet Widodo secara resmi mengukuhkan Prof M Yusuf Sulfarano Barusman menjadi guru besar kedua.

Pengukuhan tersebut langsung disampaikan oleh Prof Slamet di hadapan tamu undangan melalui Surat Keputusan (SK) Kemenristek Dikti yang dibacakan.

Adapun orasi ilmiah yang disampaikan guru besar kedua UBL ini dengan judul “Kapabilitas dinamika, berfikir sistem dan organisasi belajar sebagai solusi kompleksitas manajemen menghadapi revolusi industri 4.0”.

Alumnus Agribisnis Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menyampaikan kalau kapabilitas dinamika berfikir sistem dan berorganisasi dalam pembelajaran.

Hal itu setelah disampaikan pada Sidang Senat Terbuka UBL yang dihelat di Gedung Convention Hall Mahligai Agung Pascasarjana UBL, Sabtu,12 Oktober 2019.

Dalam pidato pengukuhan jabatan profesor itu, Yusuf S. Barusman mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang sudah memberi perhatian, doa dan bantuan selama ini, sehingga menjadi guru besar ilmu manajemen dengan judul Kapabilitas dinamik, berfikir sistem dan organisasi belajar sebagai solusi kompleksitas manajemen menghadapi revolusi industri 4.0.

“Saya berterima kasih karena telah memberikan kesempatan kepada saya untuk mengembangkan diri dalam profesi akademisi. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua senior guru besar yang telah menginspirasi dan membantu saya yaitu Prof. Mustofa Usman Ph D. Prof. Lindrianasari, S.E, M.Si. Akt. Dan Prof. Tulus Suryanto, SE, MM,AKT,” kata Yusuf Barusman.

Ketua KONI Lampung ini berharap, bagi kalangan akademisi untuk lebih banyak mengadakan dialog akademis terkait  pengembangan ilmu manajemen melalui pertukaran pemikiran intra atau luar kampus, ataupun dengan stakeholder lain. Karena pengembangan ilmu tidak hanya berasal dari lingkungannya. Kemudian juga diharapkan akademisi dapat terlibat dan melibatkan diri untuk bagaimana menciptakan masyarakat yang lebih baik.

“Harapan saya bagi pemerintahan daerah, untuk dapat mengoptimalkan peran akademisi dalam pembangunan, sebagai desainer kebijakan atau partner dalam inovasi dan implementasi kebijakan. Karena memang akademisi memiliki tridarma yang harus dilaksanakan yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat,” ungkapnya.

Karena kata dia, peran pengabdian masyarakat dari akademisi yang dapat membantu pemerintah dalam pembangunan, apalagi jika memang pemerintah daerah yang meminta.

“Selanjutnya adalah harapan saya bagi mahasiswa untuk terus menerus belajar, atau long life learning dan menjadi long life learner. Karena orang yang dapat hidup lama adalah insan yang adaptif, yaitu menjadi makhluk pembelajar yang memiliki learning capabilities, dengan cara menuntut ilmu secara terstruktur di Perguruan Tinggi,” pungkasnya.(*)

 

Laporan Reporter Saibumi.com Eva Suryani

 

 

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong