Logo Saibumi

Selewengkan Dana Desa Rp742 Juta, Kepala Pekon Suka Padang Tanggamus Resmi Tersangka

Selewengkan Dana Desa Rp742 Juta, Kepala Pekon Suka Padang Tanggamus Resmi Tersangka

Wakapolres Tanggamus Kompol MN Yuliansyah. Foto: Rusdi/Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI Lampung), Tanggamus - Polres Tanggamus menetapkan Amir Hamzah, Kepala Pekon Suka Padang, Kecamatan Cukuh Balak, Tanggamus sebagai tersangka penyelewengan dana desa 2018.

Hal itu disampaikan Wakapolres Tanggamus Kompol MN Yuliansyah, didampingi Kasatreskrim AKP Edi Qorinas, bersama anggota Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim di kantornya, Jumat, 11 Oktober 2019.

Menurut Yuliansyah, telah terjadi penyelewengan dan penggunaaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Dana Desa (APBDes) Pekon Suka Padang tahun 2018 dengan pengerjaan pembangunan 2018 yang tidak terealisasi.

"Berdasarkan hasil audit BPKB Perwakilan Lampung terdapat penyimpangan yang diduga dilakukan oleh Kepala Pekon Suka Padang mengakibatkan kerugian negara Rp508.428.473," kata Yuliansyah, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto.

Ia menjelaskan, dana desa yang diselewengkan sebesar Rp742,335 juta. Selama ini sudah dilakukan kesempatan memperbaiki untuk mengerjakannya susulan namun tidak dilakukan.

"Penyelewengan yang dilakukan tidak membayarkan siltap (penghasilan tetap) insentif aparat pekon dan guru PAUD serta staf sejak Juli 2018 bahkan sampai saat ini sebesar Rp114,6 juta," terang Yuliansyah.

Selanjutnya, pekerjaan jalan rambat beton tiga ruas masing-masing panjang sekitar 500 meter, bagunan Poliklinik Desa, dan pekerjaan lainnya. Selama ini sudah diberi pembinaan namun yang bersangkutan tidak mengindahkan.

"Oknum itu sudah ditahan sejak 8 Oktober di Polres Tanggamus," tegas Yuliansyah.

Ia mengaku, dana tersebut digunakan untuk keperluan pribadi dan modusnya melakukan dokumen fiktif. Sampai saat ini belum ditemukan keterlibatan pihak lain atau tersangka lain.

Perkara ini adalah hasil temuan dari kepolisian atas informasi dari anggota. Kemudian, dilakukan penyelidikan intensif dengan memeriksa saksi-saksi dan didasari audit BPK Lampung.

Kasatreskrim AKP Edi Qorinas menambahkan, pada 2018, pekon tersebut juga menerima Program Gerbang Saburai dari Provinsi Lampung, namun diduga tidak dikerjakan.

"Dugaanya juga anggaran dana desa 2019 untuk menutupi penyelewengan tahun 2018. Tapi itu masih dipantau lagi," terang Edi.

Selama ini materi penyelidikan Unit Tipikor terhadap Pekon Suka Padang berupa dana yang terima selama 2018 sebesar Rp1,2 miliar lebih. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Rusdi.

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong