Logo Saibumi

PT SMI Genjot Pembangunan Infrastruktur Daerah Melalui Fasilitas Pinjaman Pemda

PT SMI Genjot Pembangunan Infrastruktur Daerah Melalui Fasilitas Pinjaman Pemda

Ketua Tim Divisi Pembiayaan Pemda dan Instasi Pemerintah PT SMI, Ery Hartito. Foto: Siska Purnama Sari/Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI Lampung), Bandar Lampung -  PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) mengambil peran dalam menggenjot pembangunan infrastruktur daerah. Melalui fasilitas pinjaman bagi pemerintah daerah (Pemda), pembiayaan infrastruktur dapat dikolaborasikan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Ketua Tim Divisi Pembiayaan Pemda dan Instasi Pemerintah PT SMI, Ery Hartito mengatakan, pihaknya akan mempermudah Pemda di Provinsi Lampung dalam mendanai pembangunan infrastruktur, namun tetap dalam mekanisme penyusunan APBD.

"Karena ini pinjaman kepada daerah, diperlukan persetujuan dari DPRD. Dan rencana ini harus masuk APBD induk daerah, artinya tetap melalui mekanisme penyusnan APBD," ucap Ery usai kegiatan Capacity Building Linking To Finance 2019, di Ballroom Novotel Lampung, Rabu, 9 Oktober 2019.

Persyaratan lainnya, kata dia, menyertakan salinan acara pelantikan kepala daerah, surat penyataan tidak memiliki tunggakan, studi kelayakan, perhitungan rasio kemampuan keuangan daerah untuk mengembalikan pinjaman, serta laporan keuangan tiga tahun terakhir.

"Semua itu diperlukan, yang tidak diperlukan lagi, yakni Perda khusus pinjaman daerahnya," ucap Ery.

Pinjaman PT SMI juga dapat dilakukan oleh Pemda yang kepala daerahnya sudah memasuki akhir masa jabatan. Dengan syarat mendapat pertimbangan dari Kementerian Dalam Negeri.

"SMI melihatnya pinjaman ini prioritasnya untuk rakyat, sepanjang kami melihat visi itu sudah terpenuhi kami tetap akan proses. Nah untuk pertimbangannya, disitu ada rekomendasi dari Kemendagri kepada daerah," paparnya.

Sementara untuk daerah yang masih memiliki utang, tapi ingin menambah pinjaman, Ery menjelaskan, perbandingan sisa pinjaman daerah ditambah jumlah pinjaman yang akan ditarik tidak melebihi 75% dari penerimaan umum APBD tahun sebelumnya.

"Selain dari sisi proyeknya, kami akan lihat pendapatan belanja dan pinjaman lainnya. Terkadang ruang fiskal masih ada beberapa persen. Apabila tidak terkendala, daerah bisa kembali melakukan pinjaman tanpa harus menunggu lunas," imbuhnya.

Terlebih, jika suatu daerah tidak memiliki catatan keterlambatan dalam pembayaran dan proyek pengerjaan yang didanai PT SMI sebelumnya berlangsung sukses.

"Nominal yang kami berikan tidak ada batasan, semua dari sisi Pemda-nya. Terpenting dari kami kapasitas, kualitas dan ketersediaan layanan publik yang diprioritaskan, khusus infastruktur jembatan, jalan, pasar, rumah sakit dan lainnya yang bersifat publik," pungkasnya. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Siska Purnama Sari.

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong