Logo Saibumi

BNNP Lampung: Mahasiswa Tak Perlu Coba Narkoba, Cukup Belajar Dari Pengalaman Buruk Para Pecandu

BNNP Lampung: Mahasiswa Tak Perlu Coba Narkoba, Cukup Belajar Dari Pengalaman Buruk Para Pecandu

Pembekalan materi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) oleh BNNP Lampung kepada Organisasi Mahasiswa Anti Narkoba Universitas Bandar Lampung (OMAN-UBL) 2019, Sabtu, 5 Oktober 2019. Foto: Dok. UBL

Saibumi.com (SMSI Lampung), Bandar Lampung - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung mengimbau generasi muda untuk selalu hidup sehat dan aktif tanpa narkoba. Serta tidak perlu mencoba untuk menghilangkan rasa ingin tahu, cukup belajar dari pengalaman orang lain.

Hal ini disampaikan Kepala BNNP Lampung Brigjen Ery Nursatari yang diwakili Penyuluh Narkoba Fhata Z'AF saat menyampaikan materi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada 47 calon anggota Organisasi Mahasiswa Anti Narkoba Universitas Bandar Lampung (OMAN-UBL) 2019, Sabtu, 5 Oktober 2019.

Ia berpesan, seluruh anggota OMAN-UBL harus menjadi kader anti narkoba. Bila dikemudian hari mendapati seseorang yang terlibat penyalahgunaan narkoba, anggota OMAN dapat segera melaporkan kepada BNNP Lampung melalui sms center 08117243535.

"Semua korban penyalahgunaan narkotika wajid direhabilitasi, agar tidak lagi menjadi pengguna. Sehingga bisa menyelamatkan masa depannya," kata Fhata beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, segala jenis narkoba memiliki dampak buruk. Generasi muda penerus bangsa harus sehat dan terbebas dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

"Sekali lagi ditegaskan oleh penyuluh, bahwa mahasiswa tidak perlu mencoba untuk menghilangkan rasa ingin tahu, cukup belajar dari pengalaman orang yang sudah mengalami," tandasnya.

Anggota Penyuluhan BNNP, Sukolita Rangga, menambahkan, dampak buruk narkoba tidak hanya berdampak negatif terhadap diri sendiri, tetapi juga  merugikan negara.

"Tidak hanya materi namun juga moril, karena bisa membuat diri kita terjerat pornografi. Sampak narkoba dan pornografi sama sama diatur dalam undang-undang, karena dinilai sangat merugikan dan melanggar hukum," paparnya. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Siska Purnama Sari.

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong