Logo Saibumi

Soal Larangan Minyak Goreng Curah, Mendag: Bukan Ditarik, Tapi Diganti Kemasan

Soal Larangan Minyak Goreng Curah, Mendag: Bukan Ditarik, Tapi Diganti Kemasan

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita. Foto: Istimewa

Saibumi.com (SMSI Lampung), Bandar Lampung - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita buka suara terkait larangan beredarnya minyak goreng curah.

Enggar menegaskan bahwa minyak goreng curah tidak akan ditarik dari pasaran. Namun, penjualannya nanti harus dikemas menggunakan kemasan sederhana.

Harga minyak goreng curah dalam kemasan dipatok menyesuaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 11.000 per liter mulai tahun depan.

"Produsen wajib membuat migor (minyak goreng) kemasan sederhana dengan HET Rp 11.000. Migor curah masih boleh beredar," tegas Enggar dilansir detikcom, Selasa, 8 Oktober 2019.

Nantinya, dalam kemasan minyak goreng curah, masyarakat akan memperoleh keterangan mulai dari merek dagang, nama produsen, berat bersih, tanggal kadaluarsa, kandungan, dan label halal yang selama ini tak ada. Hal itu sebagai wujud pelaksanaan hak konsumen,

"Konsumen harus terlindungi dan harus tersedia produk yang dipastikan higienitasnya dan halal," pungkas Enggar.

Enggar menjelaskan, pemerintah tidak bermkasud mematikan industri kecil dan menengah yang biasa menggunakan minyak goreng curah. Karenanya, harga minyak goreng kemasan dan ketersediaannya dijamin pemerintah, tidak memberatkan, dan tidak berbeda jauh dengan minyak goreng curah. (*/Eva)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong