Logo Saibumi

Beberkan Masalah Dalam Pelaksanaan JKN, Damar Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Beberkan Masalah Dalam Pelaksanaan JKN, Damar Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Damar saat paparan ulasan hasil penelitian pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Hotel Emersia. | Foto: Siska Purnama Sari/Saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung - Lembaga Advokasi Perempuan Damar Lampung menyatakan sikap menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Hal ini disampaikan Damar dalam paparan ulasan hasil penelitian pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Kamis 19 September 2019.

Menurut Direktur Eksekutif Damar Lampung Sely Fitriani kenaikan iuran berpotensi menurunkan jumlah peserta mandiri, sehingga cakupan kesehatan untuk semua masyarakat, seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2017 tidak bisa tercapai.

"Selain berpotensi menyengsarakan warga kelas menengah ke bawah, pemerintah juga bertanggung jawab atas jaminan pemenuhan hak kesehatan seluruh penduduk," kata Sely.

Sely memparkan program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan telah memberikan manfaat positif bagi masyarakat terhadap status kesehatan, melalui pelayanan kesehatan yang mencakup pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

"Termasuk obat dan bahan medis habis pakai yang diperlukan masyarakat, serta proteksi finansial," imbuhnya.

Namun berdasarkan hasil penelitian Yayasan Kesehatan Perempuan (YKP) dan Jaringan Perempuan Peduli Kesehatan (JP2K), sosialisasi BPJS Kesehatan masih kurang tepat dan lebih patut disebut diseminasi informasi, bukan sosialisasi.

"Sosialisasi yang tepat tentunya bisa membuat orang pahamakan BPJS, tahu akan prosedur pelayanan mulai dari pendaftaran, pembayaran, dan rujukan, serta meningkatkan jumlah peserta mandiri dan patuh membayar," katanya.

Kenaikan iuran dirasa tidak tepat, sebab hingga saat ini masih banyak masyarakat enggan mendaftar BPJS kesehatan. Permasalahan dalam defisit dana BPJS serta berbagai kasus penolakan rumah sakit diduga menjadi pertimbangan bagi masyarakat untuk mendaftar.

"Faktor penyebab lain yang muncul dari lingkungan masyarakat adalah masih minimnya kepatuhan dalam membayar iuran BPJS," tambah Sely.

Permasalahan lain yang dialami peserta BPJS Kesehatan yakni pasien kerap kali disuruh membeli obat sendiri, membayar biaya perawatan, dan obat karena total biaya sudah melebihi paket Indonesian Case Base Groups (INA CBGs), termasuk adanya penolakan RS dengan alasan kamar penuh.

"Di samping, aturan yang berubah-ubah dan belum transparan tentang cakupan layanan kesehatan, mana komponen pelayanan yang ditanggung, mana yang tidak ditanggung, serta sikap dan performa petugas kesehatan yang membeda-bedakan pasien umum dengan pasien BPJS," ujarnya.

Semua permasalahan di atas menghambat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya tujuan 3 SDG’s “Kesehatan yang Baik” untuk Sumber Daya Manusia Unggul, Indonesia Maju.

"Masih tersisa waktu 10 tahun untuk pembenahan bidang kesehatan dalam rangka percepatan," ujarnya. 

Dalam kesempatan yang sama Asisten II Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung Syafrodi sangat mengapresiasi penelitian yang dilakukan oleh Damar melalui Yayasan Kesehatan Perempuan (YKP) dan Jaringan Perempuan Peduli Kesehatan (JP2K).

"Melalui hasil penelitian tersebut ada beberapa hal yang menjadi perhatian Pemkot Bandar Lampung, yaitu masih ditemukannya ketidakpahaman tenaga kesehatan terkait program JKN. Hal ini berdampak pada kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat tidak maksimal," kata dia.

Kemudian, persoalan lainnya yaitu pengetahuan masyarakat yang masih rendah tentang layanan yang dicakup dalam JKN. Sementara responden perempuan banyak yang tidak mengetahui prosedur penggunaan JKN.

"Menyikapi hasil penelitian yang telah dilakukan itu, maka sosialisasi mengenai layanan kesehatan JKN masih menjadi persoalan utama yang harus disikapi. Persoalan kesehatan adalah persoalan hidup dan mati. Persoalan yang mendasar dan pokok," pungkas Syafrodi. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Siska Purnama Sari.

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong