Logo Saibumi

Herman HN Ajak Pemuda Lestarikan Budaya Lampung

 Herman HN Ajak Pemuda Lestarikan Budaya Lampung

Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN memberikan sambutan. Foto/Siska Saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung – Kawula muda Kota Bandar Lampung diminta aktif dalam mengangkat kebudayaan daerah Lampung.

Cara itu sebagai bentuk pelestarian adat yang dikemas dalam balutan konseptual milenial.

Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN berujar, pelestarian kebudayaan Lampung harus terus dilakukan mulai dari pelosok desa sampai dengan kota se-Provinsi Lampung. Untuk terus memperkenalkan kebudayaan asli daerah kepada generasi penerus hingga mendatang.

“Saya ingin anak-anak muda ini, berperan aktif mengangkat kebudayaan daerah dan juga bagaimana mengajarkan kebudayaan Lampung. Karena kebudayaan Lampung ini beragam,” kata Herman, selepas pertemuan dengan Muli Lampung Manjau Tiyuh Menkhanai, di Aula Semergou, komplek Pemkot Bandar Lampung, Senin, 16 September 2019.

Tidak hanya dari beragam peningalan sejarah, akan tetapi budaya Lampung juga menampilkan beberapa ragam seni dan keindahan, mulai tarian hingga berbalas pantun.

“Seperti tarian Lampung, berpantun, begawi, nyubuk pengantin dan masih banyak lagi,” ucap Mantan Kadispenda Lampung ini.

Orang nomor satu di Bandar Lampung ini mengatakan, di Provinsi Lampung sudah tidak ada lagi masyarakatnya yang mengunakan bahasa daerah Lampung dialek A maupun O, kecuali orang terdahulu.

“Bahasa daerah Lampung harus ditumbuhkembangkan juga. Mungkin kita satu-satunya wilayah yang sudah tidak pakai bahasa daerah lagi, sudah pakai bahasa Indonesia semua,” ujar Mantan Karo Keuangan Pemprov Lampung ini.

Namun kata dia, masih banyak gapura dan perbatasan di Lampung yang ditulis mengunakan aksara Lampung, hal ini juga patut dipelajari sebab banyak daerah di Indonesia yang hampir sama bahasa Lampung, misalnya Sumatera Utara, Sulawesi dan Jawa.

“Ada beberapa bahasa Lampung juga yang mirip-mirip dengan bahasa daerah di provinsi Lain, mungkin karena masih ada kaitan dengan kerajaan terdahulu. Karena itu kita harus melestarikan,” tandasnya.

Sementara Wakil Sekretaris l Majelis Penyimbang adat, Bandar Lampung, Evi Hamid mengatakan, dengan menumbuhkan dan melestarikan seni adat budaya Lampung yang ada di Lampung khususnya di Kota Bandar Lampung, akan dapat dimengerti dan dibangakan generasi penerus sampai dengan akhir zaman.

“Tentunya kami dari tokoh adat yang sudah tua-tua yang tergabung dalam majelis adat Kota Bandar Lampung, kita dorong regenerasi muda ini untuk mengembangkan budaya Lampung. Karena di tangan merekalah seni budaya ini akan terus berkembang hingga akhir zaman nanti,” katanya.

Yang dilakukan oleh tiyuh-tiyuh punyimpang adat ini, kata dia, bukan hanya di Kota Bandar Lampung akan tetapi ada yang dari Natar (Lampung Selatan) dan Pesawaran, sekitar 20 tiyuh adat.

“Dan untuk meningkatkankan seni budaya Lampung, perlu adanya gerakan untuk menarik minat anak-anak muda khususnya di Kota Bandar Lampung,” pungkasnya.(*)

 

Laporan Reporter Saibumi.com Siska Purnama Sari

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong