Logo Saibumi

Polres Lampung Barat Amankan Tiga Terduga Pengepul dan Penjual Baby Lobster

Polres Lampung Barat Amankan Tiga Terduga Pengepul dan Penjual Baby Lobster

Jajaran Satreskrim Polres Lambar, saat amankan sejumlah barang bukti. Foto: Istimewa

Saibumi.com, Lampung Barat - Kembali Sat Reskrim Polres Lampung Barat, amankan tiga orang terduga pengepul dan penjual benur (benih baby lobster) di tiga titik.

Kasat Reskrim Polres Lampung Barat, AKP Made Silpa Yudiawan, mendampingi Kapolres AKBP Doni Wahyud mengatakan, tiga terduga pengepul yaitu, Ta alias Aan, warga Pekon Pugung Penengahan, Lemong, Pesisir Barat, Lampung. Selanjutnya Pp warga Pekon Tanjung Setia, Pesisir Selatan, terduga ketiga yakni Ws, warga Dusun Pasar Jumat RT/RW : 001/002 Pekon Sumber Agung Kecamatan Ngambur.

“Selain pelaku juga kami mengamakan sejumlah barang bukti," kata dia, Jumat, 13 September 2019.

Untuk barang bukti (BB) dari tersangka Ta alias Aan Yang diamankan yakni, 8.685, ekor benur lobster, dua buah polyfoam kecil warna putih, tiga buah mesin angin (Blower) Portable merk DC-2800 warna biru tua, dua buah mesin angin (Blower) Portable merk Kiyosaki warna abu-abu, satu buah mesin angin (Blower) Portable merk Hai Long warna biru muda, satu buah mesin angin (Blower) Listrik merk Amara warna biru tua, satu) buah mesin angin (Blower) Portable merk Armada warna abu-abu.

Sementara BB dari tersangka Pp yakni, benih lobter sebanyak sekita 5.000 ekor, sedangkan dari tangan Ws, yaitu benur lobster dari kediamannya sekitar 6.603 ekor.

"Awalnya team Tipidter bersama Opnal Sat Reskrim Polres Lampung Barat mendapatkan informasi bahwa terdapat kegiatan tindak pidana penangkapan atau pengeluaran benur lobster, berada di Pekon Kerbang Dalam Kecamatan Pesisir Utara Kabupaten Pesisir Barat," kata dia.

Made menceritakan, pihaknya melakukan penyelidikan terhadap informasi, kemudian Anggota Satreskrim, melihat mobil terduga pada saat diberhentikan mereka melarikan diri kemudian dilakukan pengejaran hingga 15 menit. Setelah pelaku terpojok dan tidak bisa kabur kemudian melakukan penangkapan.

"Usai dimankan Ta alias Aan, diminta untuk menunjukan tempat persembunyian baby lobster tersebut dan benar, bahwa babby lobter tersebut disimpan di suatu rumah sebanyak ± 8685 ekor yang akan dijual ke Kabupaten Bintuhan Provinsi Bengkulu. Selanjutnya terduga berikut barang bukti dibawa ke Polres Lampung Barat untuk dimintai keterangan lebih lanjut," kata dia.

Pelaku telah melakukan pelanggaran UU Perikananan Perkara Pasal 16 (1) Jo Pasal 88 UU RI Nomor 31 Tahun 2004 dan diubah UU RI Nomor 45 Tahun 2009. (*)

 

Laporan Reporter Saibumi.com Edi Saputra

 

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong